Kompas.com - 07/01/2020, 09:05 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Durian impor tak selalu lebih enak dari durian lokal. Di Semarang misalnya, ada dua durian lokal dengan kualitas wahid yang tak kalah dengan durian impor. 

“Durian lokal yang tidak kalah bangus kualitasnya adalah durian ketan,” jelas Hernowo Budi Luhur, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, saat dihubungi oleh Kompas.com, Senin (6/1/2020).

Durian dari Semarang memang berbeda dengan durian dari daerah lain. Yang membedakan adalah rasanya, memiliki perpaduan rasa manis, pahit, legit. Selain durian ketan, durian lokal lain dari Semarang adalah  durian monti.

Baca juga: Contek Jokowi Makan Durian di Jawa Tengah, Ini Rekomendasi Tempatnya

1. Durian Monti

Nama durian monti memiliki singkatan dari Monthong Gunung Pati. Jenis durian asli Gunung Pati ini merupakan hasil perkawin antara durian monthong Thailand dengan durian unggulan Gunung Pati.

Perkawinan tersebut suskses dan menghasilkan durian dengan cita rasa yang manis dan legit. Saat mencicipi durian satu ini rasa manis berbaur dengan rasa sedikit pahit di akhir. Dibanding dengan durian monthong, warna daging durian monti lebih kuning.

Waktu yang tepat untuk menikmati durian ini adalah saat akhir tahun. Tepatnya peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Di masa itu tekstur daging durian monti akan terasa kering dan legit, terasa sangat pas.

Baca juga: 5 Tips Memilih Durian dari Penjual Langsung, Tidak Lagi Galau Pilih Durian Enak

2. Durian Ketan

Durian jawara asal Gunung Pati ini memiliki tekstur seperti ketan. Sehingga para petani menyebutkan durian ini sebagai durian ketan. Tekstur dagingnya super pulen seakan penikmatnya sedang memakan ketan.

Kulit buah dari durian ketan ini terbilang tipis, selain itu bijinya juga kecil. Dagingnya pulen serta manis berbaur dengan sedikit rasa pahit. Dari tampilan fisiknya, durian ketan memiliki daging buahnya berwarna kuning

Baca juga: Berusia 1 Abad, Durian Kunyit dari Kalimantan Pemenang Kontes Durian

Selain kedua durian tersebut, di kawasan Semarang juga ditumbuhi beberapa durian yang berkualitas baik, seperti lain durian mutiara, durian musangking, bawor, dan durian matahari.

Selain dikelola oleh Dinas Pertanian, ada deretan durian lokal yang dioleh kelompok petani durian. Seperti durian permata, durian mutiara hebat, durian malika, durian kholil, durian gojien, durian tojien di Kecamatan Mijen.

Semarang memiliki sentra durian yang menjadi tempat sasaran untuk berburu durian. Antara lain Agro Cepoko di Kecamatan Gunungpati, Agro Purwosari di Kecamatan Mijen. Lalu yang dikelola perorangan, seperti Agro Durian H. Jauhari Wonolopo di Kecamatan Mijen dan Agro Watu Simbar di Kecamatan Gunungpati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Travel Update
Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Travel Update
Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Travel Update
Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Jalan Jalan
Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Travel Update
Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Jalan Jalan
Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary
Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Travel Tips
5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

Travel Tips
Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

Travel Update
Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Jalan Jalan
9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

Jalan Jalan
Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.