Banyak Waktu Terbuang Sia-sia Saat Liburan, Kenapa?

Kompas.com - 07/01/2020, 22:30 WIB
Ilustrasi traveling twinsterphotoIlustrasi traveling

KOMPAS.com - Liburan tak bisa dilakukan setiap hari. Oleh karena itu, memanfaatkan waktu liburan semaksimal mungkin adalah hal penting, sehingga bisa dapat pengalaman berkesan.

Namun, dari studi baru terungkap, banyak orang justru membuang sia-sia waktu liburnya, sehingga tak ada pengalaman traveling berkesan.

Dilansir laman Fox News, sebuah studi yang ditugaskan Sykes Holiday Cottages itu mengungkapkan, dari tujuh hari liburan, rata-rata orang menghabiskan waktu 17,5 jam secara cuma-cuma.

Baca juga: 8 Tren Traveling Tahun 2020

Hal ini termasuk waktu yang dihabiskan untuk naik kendaraan, meneliti tempat untuk dikunjungi dan memikirkan pekerjaan.

Menurut penelitian, sekitar seperempat wisatawan mengaku terlalu banyak menghabiskan waktu untuk sekadar mencari tahu apa yang harus dilakukan.

Jumlah tersebut sama dengan orang yang mengaku menghabiskan lebih banyak waktu melakukan sesuatu yang bukan diri sendiri inginkan saat liburan. Dengan kata lain, saat liburan kita jutsru melakukan sesuatu yang orang lain inginkan.

Baca juga: Gaya Traveling Slow Travel dan JOMO Bakal Tren pada 2020, Apakah Itu?

Persentase tersebut hampir mirip dengan orang yang mengatakan rencana liburannya menyebabkan perselisihan dengan teman perjalanan.

Studi ini juga mengungkapkan, banyak orang menyalahkan ketidakmampuan untuk merencanakan liburan, karena padatnya jam kerja, pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak-anak.

Ada masalah lain yang menyebabkan "waktu terbuang" pada hari libur, seperti menghabiskan beberapa jam menunggu dalam antrean panjang di taman hiburan atau tempat wisata lainnya.



Sumber Fox News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X