Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kopi Susu Kekinian Diminati Warga Thailand

Kompas.com - 17/01/2020, 14:00 WIB
Kahfi Dirga Cahya

Penulis

BANGKOK, KOMPAS.com - Selain mempromosikan destinasi wisata di Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI turut serta pendekatan dengan masyarakat Thailand lewat minuman di Thai International Travel Fair (TITF) 2020, Thailand.

Adalah kopi susu kekinian yang jadi andalan Kemenparekraf kali ini. Es kopi susu gula aren ini diracik langsung di booth oleh barista asal Indonesia, Farrid Suhada.

Sejak pameran dibuka, Kamis (16/1/2020) pukul 10.00 waktu setempat, satu per satu pengunjung mulai berdatangan untuk menjajal kopi susu kekinian yang disajikan dingin dengan es batu.

Pantauan Kompas.com, banyak pengunjung antusias dengan resep kopi susu kekinian yang dibawa Indonesia. Mereka mengaku rasanya cukup unik dan dapat diterima di lidah.

Baca juga: 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia Dipromosikan di Thailand

Lemon (27), salah seorang warga Thailand, tak biasa minum kopi, namun khusus kali ini ketagihan. 

"Ini gelas kopi kedua saya," ujarnya setelah memesan segelas kopi lagi.

Menurutnya, rasa dan aroma kopi susu gula aren sangat terasa dan nikmat. Bahkan, untuk Lemon yang tak biasa minum kopi, kali ini ketagihan dan dapat diterima di lambungnya.

"Aromanya terasa, rasanya tidak terlalu pahit," katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

@kahfidirgacahya

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel) on Jan 16, 2020 at 3:50pm PST

Lemon yang pernah berkunjung ke Bali pada September 2019, mengaku tertarik mencicip kopi asal Indonesia lagi saat mengetahui ada booth Indonesia di TITF 2020.

"Saat di Bali saya minum banyak kopi, mulai dari kopi hitam sampai kopi susu. Saya mau coba lagi di sini," katanya sembari memberikan gelas kopi susu lainnya kepada temannya di samping.

Baca juga: 7 Merek Es Kopi Susu Terkenal di Jakarta, Mana Favoritmu?

Sementara itu, Natthakan (30), mengaku baru pertama kali mencicip kopi susu gula aren. Baginya, rasa kopi sangat terasa dan susunya cukup kental.

"Tidak terlalu manis dan pahit, saya suka ini," kata Natthakan.

Rasa yang seimbang

Warga Thailand mencoba kopi susu kekiniam di booth Indonesia, Thai International Travel Fair 2020.KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Warga Thailand mencoba kopi susu kekiniam di booth Indonesia, Thai International Travel Fair 2020.
Farrid, barista yang meracik kopi susu kekinian mengakui jika sengaja menyajikan rasa kopi, gula aren dan susu yang seimbang. Mengingat, ia belum mengetahui betul karakteristik masyarakat Thailand.

Oleh karena itu, bahannya mesti pilihan, dan kadarnya pun seimbang. Sebagai espresso based, biji kopi yang dipilih adalah Mandailing.

Baca juga: Belajar Seluk-beluk Biji Kopi dalam Spilling the Beans

"Kopi Mandailing rasanya soft, enggak terlalu pahit, enjoyable buat diminum," kata Farrid.

"Kemudian saya pakai gula aren pilihan yang sudah diracik sedemikian rupa, sehingga bisa menghasilkan aroma dan manis khas gula aren, namun manisnya normal,"  lanjutnya.

Selain kopi susu gula aren, Farrid juga menyajikan manual brew dengan beberapa biji kopi pilihan, seperti Gayo Wine Proccess, Kintamani, Flores dan Toraja. Biji kopi tersebut dari Kafein.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tur Zero Dollar Kembali Terjadi di Thailand, Dinilai Lebih Berbahaya

Tur Zero Dollar Kembali Terjadi di Thailand, Dinilai Lebih Berbahaya

Travel Update
Festival Kampung Wisata 2024 di Yogyakarta Digelar mulai 21 Juni

Festival Kampung Wisata 2024 di Yogyakarta Digelar mulai 21 Juni

Travel Update
Bali Jadi Destinasi dengan Panorama Sunset Paling Indah di Dunia 2024

Bali Jadi Destinasi dengan Panorama Sunset Paling Indah di Dunia 2024

Travel Update
Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat ke-22 di Dunia, tapi..

Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat ke-22 di Dunia, tapi..

Travel Update
5 Fakta Menarik Keberangkatan Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci

5 Fakta Menarik Keberangkatan Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci

Travel Update
5 Tempat Wisata di Bondowoso, Banyak Wisata Alamnya

5 Tempat Wisata di Bondowoso, Banyak Wisata Alamnya

Jalan Jalan
4 Wisata Religi di Sidoarjo Jawa Timur, Ada Masjid sejak 1859

4 Wisata Religi di Sidoarjo Jawa Timur, Ada Masjid sejak 1859

Jalan Jalan
5 Kolam Renang di Bekasi Jawa Barat untuk Libur Sekolah Anak

5 Kolam Renang di Bekasi Jawa Barat untuk Libur Sekolah Anak

Jalan Jalan
5 Wisata di Banyumas, Ada Hutan Pinus dan Kebun Raya

5 Wisata di Banyumas, Ada Hutan Pinus dan Kebun Raya

Jalan Jalan
5 Wisata di Bedugul Bali untuk Isi Waktu Libur Anak, Ada Apa Saja?

5 Wisata di Bedugul Bali untuk Isi Waktu Libur Anak, Ada Apa Saja?

Jalan Jalan
10 Museum di Bandung untuk Anak, Belajar Sambil Bermain

10 Museum di Bandung untuk Anak, Belajar Sambil Bermain

Jalan Jalan
Pengalaman Menginap di Vila di Ubud Bali, Lokasinya di Tengah Sawah

Pengalaman Menginap di Vila di Ubud Bali, Lokasinya di Tengah Sawah

Hotel Story
Pelita Air Terbang dari Balikpapan ke Yogyakarta PP, Tarif Rp 1 Jutaan

Pelita Air Terbang dari Balikpapan ke Yogyakarta PP, Tarif Rp 1 Jutaan

Travel Update
Pendakian Puncak Sarah Klopo di Mojokerto via Kedungudi, Ini Estimasi Waktunya

Pendakian Puncak Sarah Klopo di Mojokerto via Kedungudi, Ini Estimasi Waktunya

Jalan Jalan
Bandara Soekarno-Hatta Jadi yang Paling Sibuk di Indonesia Saat Libur Idul Adha

Bandara Soekarno-Hatta Jadi yang Paling Sibuk di Indonesia Saat Libur Idul Adha

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com