Angkutan Perintis Damri Hadir di Padang Pariaman, Traveling di Sumbar Makin Mudah

Kompas.com - 18/01/2020, 19:02 WIB
Angkutan Perintis milik DAMRI yang beroperasi di Padang Pariaman. Rute bus ini melayani tiga trayek dengan tarif Rp 6.000 untuk umum, dan Rp 2.000 untuk pelajar. Dokumentasi DamriAngkutan Perintis milik DAMRI yang beroperasi di Padang Pariaman. Rute bus ini melayani tiga trayek dengan tarif Rp 6.000 untuk umum, dan Rp 2.000 untuk pelajar.


KOMPAS.com - Damri resmi mengoperasikan Angkutan Perintis di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Peresmian dilakukan pada Kamis (9/1/2020) di Pelataran Parkir Komplek Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang.

Baca juga: Damri Luncurkan Angkutan Perintis di Aceh, Tarifnya Rp 6.000

Melalui keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (17/1/2020) General Manager Perum Damri Cabang Padang Nofi Syamrizal mengatakan terdapat lima bus dengan tiga trayek.

Trayek pertama meliputi Pariaman, Kurai Taji, Pauh Kambar, Paritmalintang, dan Kantor Bupati Padang Pariaman.

Trayek kedua meliputi Pariaman, Sunur, Ulakan, Pauh Kambar, Sungai Asam, dan Kantor Bupati Padang Pariaman.

Trayek ketiga meliputi Poltekpel Sumbar, Kataping, Pasa Usang, Lubuk Alung, dan Kantor Bupati Padang Pariaman.

Adapun waktu keberangkatan bus mulai pukul 06.20 WIB dan tiba pukul 07.30 WIB. Jadwal keberangkatan juga disesuaikan dengan jam kerja masyarakat.

Untuk naik bus ini, tarifnya Rp 6.000 per orang untuk umum, dan Rp 2.000 per orang untuk pelajar.

Baca juga: Rute dan Harga Terbaru Tiket Damri Bandara YIA Tahun 2020

Tarif tersebut berlaku untuk semua rute yang ada dalam trayek Angkutan Perintis.

Nofi mengatakan Angkutan Perintis Damri ditujukan untuk memudahkan masyarakat dalam mobilitas transportasi darat yang tidak dilalui oleh angkutan umum.

"Diharapkan hal ini dapat membuka dan menarik pemodal dalam mengembangkan daerah setempat dan berkembangnya angkutan pedesaan.” kata Nofi seperti dikutip keterangan pers.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X