5 Warung yang Viral Karena Patok Harga Selangit

Kompas.com - 19/01/2020, 16:05 WIB
Warung lesehan Lamongan Bu Anny di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang mendadak viral hingga dicibir warganet karena harganya yang terlalu mahal, Rabu (29/5/2019). ((TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG))
Tribun JatengWarung lesehan Lamongan Bu Anny di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang mendadak viral hingga dicibir warganet karena harganya yang terlalu mahal, Rabu (29/5/2019). ((TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG))


JAKARTA, KOMPAS.com - Memilih warung lesehan atau warung kaki lima untuk makan ternyata tak menjamin harga makanan yang murah.

Dari catatan Kompas.com, banyak kejadian viral tentang pelanggan yang merasa tertipu dengan harga tagihan makanan yang harus mereka wajar.

Berikut ini beberapa warung dan tempat makan yang sempat viral karena menetapkan harga yang dianggap terlampau mahal.

1. Warung Bu Anny

Warung lesehan Lamongan Indah Bu Anny yang viral karena mematok harga Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk di Tegal, Jateng. Dok. Instagram/@makassar_iinfo Warung lesehan Lamongan Indah Bu Anny yang viral karena mematok harga Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk di Tegal, Jateng.
Warung lesehan Lamongan Indah yang terletak di Tegal, Jawa Tengah ini sempat viral. Lewat unggahan di Facebook, seorang pembeli harus membayar sekitar Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk.

Warung milik Bu Anny ini mematok harga yang dianggap terlalu mahal untuk makanan jenis seafood. Bu Anny sempat berkomentar soal ini.

Baca juga: Tips Makan di Warung Agar Tidak Tertipu Bayar Mahal

Ia menganggap, harga yang ia tentukan tersebut sudah sesuai dengan kualitas makanan yang dibuat.

Akibatnya warung Bu Anny sempat sepi pembeli dan akhirnya ia pun membuat surat pernyataan yang isinya meminta maaf karena tidak mencantumkan daftar menu dan harga serta mematok tarif terlalu tinggi.

2. RM Napinadar

Kolase foto warung makan Malau dan struk tagihan pembayaran dua ekor ayam seharga Rp 800.000.TRIBUN MEDAN/DOHU LASE, FACEBOOK/EVHANY TOBING Kolase foto warung makan Malau dan struk tagihan pembayaran dua ekor ayam seharga Rp 800.000.
Kejadian baru-baru ini dialami seorang perempuan yang memprotes rumah makan Napinadar Malau di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Ia harus membayar tagihan makan dua ekor ayam napinadar seharga Rp 800.000.

Pembeli dan penjual sempat beradu mulut. Namun penjual bersikukuh bahwa harga tersebut sudah sesuai.

Baca juga: 4 Fakta tentang Halua, Si Manis dari Langkat Sumatera Utara

Pasalnya, ia mengatakan harga ayam di pasar sedang mengalami kenaikan, sehingga harga per porsi ayam naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 40.000.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X