Merasakan Kehidupan Kyoto di Great Asia Afrika Bandung, Wajib Coba

Kompas.com - 20/01/2020, 10:15 WIB
Replika plakat Ema yang terkenal digunakan oleh orang beragama Buddha dan Shinto di Jepang. Biasanya, plakat terbuat dari potongan kayu. Akan tetapi plakat Ema yang ada di Great Asia Afrika terbuat dari kertas, Bandung, Jumat (17/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianReplika plakat Ema yang terkenal digunakan oleh orang beragama Buddha dan Shinto di Jepang. Biasanya, plakat terbuat dari potongan kayu. Akan tetapi plakat Ema yang ada di Great Asia Afrika terbuat dari kertas, Bandung, Jumat (17/1/2020).

Terkait pengalamannya di dalam bangunan tersebut, Matthew mengatakan bahwa apa yang ditampilkan sangat menarik. Sebab, selama ini dia tidak pernah tahu bagaimana bentuk rumah orang Jepang.

Baca juga: Hotel Kapsul di Jepang Tawarkan Kucing Jadi Teman Tidur

Oleh karena itu, meskipun pencahayaan bangunan sedikit gelap, dia tetap bersikukuh untuk berfoto di sana.

Salah satu hal yang membuatnya sangat tertarik akan bangunan tersebut adalah tampilan tempat untuk memasak yang ada di tengah ruangan.

4. Plakat Ema

Berjalan-jalan di Little Japan milik Great Asia Afrika dapat dikatakan sebagai sebuah wisata edukasi. Sebagai salah satu miniatur negara Asia paling luas dan ramai, wisatawan tidak hanya diberikan pemandangan rumah khas Jepang tetapi juga budaya mereka.

Baca juga: Codafood Jual Soto Betawi di Jepang, Bagaimana Prosesnya?

Salah satunya adalah barisan plakat Ema yang berada di dekat jajaran toko makanan Jepang. Plakat Ema adalah potongan kayu kecil yang digunakan orang beragama Buddha dan Shinto untuk menuliskan doa dan harapan mereka.

Di sini, wisatawan dapat menulis dan menggantung doa dan harapan mereka di plakat Ema yang telah disediakan.

Plakat Ema tidak terbuat dari potongan kayu kecil melainkan kertas tebal. Namun, nilai kebudayaan khas Jepang tersebut tentu sangat penting untuk diperkenalkan kepada para wisatawan.

Wisata Edukatif

Terkait budaya edukatif, Public Relations And Promotion Great Asia Afrika Intania Setiati mengatakan, pihak mereka juga sudah beberapa kali mengadakan seminar kecil-kecilan.

Baca juga: Mengapa Tidak Boleh Bertato Saat Masuk Onsen di Jepang?

 

Seminar tersebut dilakukan dalam rangka mengedukasi pengunjung perihal kebudayaan Jepang.

"Waktu itu kami pernah membuat pelatihan seputar pembuatan origami, budaya minum teh, dan beberapa makanan Jepang seperti onigiri. Kami juga mengundang orang asli Jepang untuk workshop tersebut,” kata Intania saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/1/2020).

Seminar tersebut dilakukan agar pengunjung tidak hanya datang dan berkunjung untuk wisata foto, tetapi juga agar mereka mendapatkan informasi terkait miniatur bangunan dan negara yang sedang dikunjungi.

Baca juga: Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Jika kamu ingin berkunjung, Great Asia Afrika terletak di Jalan Raya Lembang – Bandung No 71, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Tempat wisata tersebut buka setiap hari mulai dari pukul 08:00 – 20:00 WIB dengan harga tiket Rp 50.000 untuk semua usia. Tiket dapat ditukar dengan minuman atau sosis.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X