5 Cara Mengolah Kue Keranjang, Praktis untuk Dimasak

Kompas.com - 20/01/2020, 22:06 WIB
Kue keranjang asal Depok yang diproduksi oleh Kim Hin (Kue Keranjang Hoki) sejak tahun 1988, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianKue keranjang asal Depok yang diproduksi oleh Kim Hin (Kue Keranjang Hoki) sejak tahun 1988, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang Imlek banyak dijual kue keranjang di pasar dan di e-commerce.

Kue satu ini memang identik dengan Tahun Baru China, lantaran makna kue ini adalah keberuntungan dan nasib baik bagi yang menyantapnya.

Orang Tionghoa sangat jarang memakan kue keranjang secara langsung. Biasanya kue ini akan diolah lagi dengan berbagai bahan tambahan agar semakin nikmat.

Jika belum ingin diolah, kue keranjang juga awet disimpan di kulkas sampai satu tahun. Berikut ini adalah berbegai ide kreasi memasak kue keranjang, cepat dan praktis:

Baca juga: Kue Keranjang Khas Imlek, Kisah Sejarah dan Maknanya...

1. Digoreng dengan tepung

Cara termudah adalah dengan melapisi kue keranjang yang sudah dipotong tipis dengan bentuk persegi panjang kemudian digoreng.

Adonan tepung yang digunakan dapat berupa tepung cepat saji untuk menggoreng pisang goreng atau campuran tepung terigu dan soda pengembang.

Kue keranjang yang digoreng enak disantap selagi hangat, teksturnya meleleh di dalam dan garing pada bagian kulit adonan luar.

2. Dikukus dan ditaburi parutan kelapa

Cara ini terbilang yang paling mudah. Kue keranjang hanya perlu diiris tipis kemudian dikukus tak perlu lama, sekitar 10 menit.

Ingat jika terlalu lama dikukus kue keranjang dapat mencair kembali. Setelah dikukus, kue keranjang dapat ditaburi parutan kelapa tua. Nikmat disantap sembari minum teh atau kopi pahit.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

Whats Hot
Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Whats Hot
Persiapkan 'New Normal', Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Persiapkan "New Normal", Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Whats Hot
Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Whats Hot
#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

Whats Hot
Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Jalan Jalan
Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Whats Hot
Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Makan Makan
AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

Whats Hot
Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Makan Makan
Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Makan Makan
Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Jalan Jalan
Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Whats Hot
Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Jalan Jalan
TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X