Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/01/2020, 09:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat kamu menginap di hotel, tak semua barang dari rumah bisa dibawa masuk ke kamar. Biasanya, barang-barang yang dilarang berpotensi merusak serta mengeluarkan bau tajam, seperti durian.

Informasi barang-barang dilarang dibawa masuk ke kamar akan diberi tahu oleh pihak hotel, entah dicantumkan di lobi hotel atau diinformasikan langsung oleh resepsionis.

Baca juga: Hotel Santika Pasir Koja Bandung, Hotel Baru nan Instagramable di Bandung

Untuk lebih lengkap, Kompas.com berbincang langsung dengan Corporate Asst. Manager Operations System Santika Group Astrin Christina soal beberapa hal yang tak boleh dibawa masuk ke kamar hotel.

1. Durian

Harus Icip Durian sebagai Bagian Itinerary Weekend di Medan via  shutterstockSHUTTERSTOCK Harus Icip Durian sebagai Bagian Itinerary Weekend di Medan via shutterstock
Aroma durian akan sangat merepotkan petugas hotel karena biasanya butuh tiga hari untuk menghilangkan baunya di dalam kamar. Hal ini tak lepas dari bau durian yang sangat kuat.

"Walaupun mau pakai apa pun, untuk menghilangkan baunya harus benar-benar menetralisir kamar," jelas Astrin di Melawai, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Ketika petugas housekeeping memeriksa kamar, lalu menemukan bau durian, maka hal pertama yang dilakukan adalah membuka jendela selama dua hingga tiga jam.

Setelah itu, petugas harus membersihkan area kamar dengan alat pembersih yang mengandung bahan kimia, lalu aroma terapi agar baunya benar-benar hilang.

Baca juga: Nikmati Menyantap Durian Sambil Berwisata di Lembah Kolang

Proses pembersihan bau bisa mencapi dua hingga tiga hari.

Petugas juga harus memastikan kamar tersebut benar-benar terbebas dari aroma durian, sebelum dipakai lagi oleh tamu lain. Pasalnya, tamu akan merasa sangat tidak nyaman jika berada di dalam kamar dengan aroma durian. 

"Pernah tamu bule yang sangat tidak suka bau durian, ada yang karena bau durian aja mereka check-out, dan tidak mau bayar," jelas Astrin.

Pelanggaran yang dilakukan tamu mengenai memakan durian di kamar akan dikenai sanksi. Tamu akan membayar biaya yang sudah ditetapkan oleh hotel.

Baca juga: Makan Durian Sepuasnya di Terminal 3 Bandara Soetta, Catat Tanggalnya

Sebab, hotel sendiri mengalami kerugian dan tidak bisa menjual kamar tersebut untuk beberapa hari.

Pihak hotel sebenarnya tidak melarang jika tamunya menikmati durian, tetapi sebaiknya dikonsumsi di tempat terbuka. Ketika makan di lobi dan lounge, ada juga ketentuan yang harus dipatuhi.

Astrin mengaku, beberapa tamu memahami hal tersebut dan patuh terhadap aturan. 

2. Hewan peliharaan

Ilustrasi hewan peliharaanThinkstock Ilustrasi hewan peliharaan
Selain durian, hewan peliharaan juga dilarang untuk dibawa ke kamar hotel. Membawa hewan peliharaan ke kamar hotel disebut bisa merugikan pihak hotel.

Sebagai contoh, hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kelinci akan meninggalkan bulu yang sulit untuk dibersihkan.

Langkah yang dilakukan adalah menutup kamar dan membersihkan bulu yang menempel di kasur. Kasur, selimut, bantal, dan guling harus benar-benar dibersihkan agar tidak ada sehelai bulu tersisa.

Baca juga: Cocok untuk Penggemar Keju, Kamar Hotel Tema Keju Bakal Buka di London

Selain itu, bulu yang tertinggal dapat mengancam kesehatan tamu di kamar tersebut karena bisa jadi memiliki riwayat alergi terhadap bulu dari hewan-hewan peliharaan. 

"Binatang itu juga pasti main dan bisa merusak sesuatu di kamar," papar Astrin.

Kerusakan yang ditimbulkan merupakan tanggung jawab tamu.

3. Alat masak

Ilustrasi alat masak.Shutterstock Ilustrasi alat masak.
Beberapa orang mungkin membawa alat masak ke kamar hotel untuk menghemat biaya liburan. Padahal, membawa peralatan masak bisa jadi membahayakan keselamatan.

Baca juga: Mulai 2020 Menginap di Hotel dan Airbnb Amsterdam Lebih Mahal

"Pernah ada slow cooker meledak, ternyata dia (tamu) sedang membuat bubur," cerita Astrin.

Namun, jika memang terpaksa harus membawa, maka kamu harus meminta izin lebih dahulu ke pihak hotel. Biasanya ada beberapa alat masak yang diperbolehkan.

Pihak hotel juga akan menunjukkan stop kontak yang pas dengan watt yang mencukupi untuk jenis alat masak yang dibawa.

Namun, kembali lagi, jika alat masakmu dinyatakan tidak nyaman, maka kamu harus rela tidak membawa masuk alat makan tersebut.

Beberapa alat masak yang tidak diperbolehkan dibawa ke kamar adalah kompor, panci listrik, dan slow cooking.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Obelix Village, Wisata Baru di Sleman dengan Banyak Spot Foto Instagramable

Obelix Village, Wisata Baru di Sleman dengan Banyak Spot Foto Instagramable

Jalan Jalan
3 Penginapan Dekat Resto Tepi Pantai Segara by Inessya di Gunungkidul, Dekat Pantai

3 Penginapan Dekat Resto Tepi Pantai Segara by Inessya di Gunungkidul, Dekat Pantai

Jalan Jalan
4 Tips Foto di Simpang Temu Lebak Bulus, Pilih Waktu yang Tepat

4 Tips Foto di Simpang Temu Lebak Bulus, Pilih Waktu yang Tepat

Travel Tips
Panduan Wisata ke Restoran Tepi Pantai Segara by Inessya di Gunungkidul

Panduan Wisata ke Restoran Tepi Pantai Segara by Inessya di Gunungkidul

Travel Tips
Bulan Larangan, Kawasan Badui Dalam Tertutup untuk Wisatawan

Bulan Larangan, Kawasan Badui Dalam Tertutup untuk Wisatawan

Travel Update
Imlek 2023, Tingkat Hunian Hotel di Kalimantan Barat Naik 85 Persen

Imlek 2023, Tingkat Hunian Hotel di Kalimantan Barat Naik 85 Persen

Travel Update
8 Hotel Murah Dekat Keraton Surakarta, Cuma Rp 200.000-an Per MalamĀ 

8 Hotel Murah Dekat Keraton Surakarta, Cuma Rp 200.000-an Per MalamĀ 

Jalan Jalan
Semesta's Gallery di Jakarta Selatan: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Rute

Semesta's Gallery di Jakarta Selatan: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Rute

Travel Tips
Pengalaman Menjajal Skywalk Kebayoran Lama, Tidak Sampai 10 Menit

Pengalaman Menjajal Skywalk Kebayoran Lama, Tidak Sampai 10 Menit

Travel Update
5 Ide Foto di Simpang Temu Lebak Bulus, Depan Jendela Besar

5 Ide Foto di Simpang Temu Lebak Bulus, Depan Jendela Besar

Travel Tips
Kelenteng Eng An Kiong di Kota Malang Gelar Wayang Potehi Setiap Hari

Kelenteng Eng An Kiong di Kota Malang Gelar Wayang Potehi Setiap Hari

Travel Update
Art Jakarta Gardens 2023 Akan Digelar mulai 7 Februari

Art Jakarta Gardens 2023 Akan Digelar mulai 7 Februari

Travel Update
Syarat WNA Masuk Indonesia, Bisa Ajukan Lewat Molina

Syarat WNA Masuk Indonesia, Bisa Ajukan Lewat Molina

Travel Update
3 Situs Masuk Daftar Warisan Dunia yang Terancam Punah UNESCO

3 Situs Masuk Daftar Warisan Dunia yang Terancam Punah UNESCO

Travel Update
Jadi Lokasi Syuting The Last of Us, Ini 5 Pesona Taman Nasional Danau Waterton

Jadi Lokasi Syuting The Last of Us, Ini 5 Pesona Taman Nasional Danau Waterton

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+