Kompas.com - 24/01/2020, 13:50 WIB
Djohari menuturkan bahwa kue keranjang bertingkat angka ganjil ini kerap kali dibawa saat melakukan sembahyang, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianDjohari menuturkan bahwa kue keranjang bertingkat angka ganjil ini kerap kali dibawa saat melakukan sembahyang, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Banyak makanan yang disajikan di Imlek memiliki makna, tak terkecuali kue keranjang.

Pendiri Kue Keranjang Hoki oleh Kim Hin Djohari mengatakan bahwa kue keranjang memiliki filosofi yang kental dengan nuansa kekeluargaan dan persahabatan.

Kue keranjang kan lengket ya. (Hidangan tersebut) selalu ada di setiap acara keluarga atau perayaan Imlek karena ada kepercayaan kalau memakan kue keranjang, keluarga dan kerabat yang hadir akan selalu erat hubungannya,” kata Djohari saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020).

Ia menuturkan bahwa kelengketan kue keranjang merupakan simbol dari keeratan hubungan keluarga, saudara, dan kerabat dekat.

Baca juga: Cara Membedakan Kue Keranjang dengan Bahan Alami dan Berpengawet

Sementara rasa manis yang ada dalam kue tersebut dianggap sebagai simbol hubungan yang harmonis.

Oleh karena itu ketika seseorang menikmati hidangan kue keranjang saat merayakan Imlek bersama dengan sanak saudara, maka mereka mengamini hubungan yang lebih erat dan harmonis dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Djohari mengatakan bahwa kue keranjang tidak hanya lekat dengan perayaan Imlek. Kue tersebut juga dapat digunakan sebagai persembahan dalam melakukan sembahyang.

“(Simbol yang terdapat dalam kue keranjang) menandakan bahwa kita tidak seperti kacang lupa kulit. Kita terus mengingat leluhur kita,” tutur Djohari.

Menurutnya, kue keranjang dapat dijadikan sebagai tanda bakti dan penghormatan terhadap leluhur yang sudah tiada.

Djohari menyamakan berbakti kepada leluhur sama seperti bakti anak kepada orang tua. Sebab, para leluhur turut andil dalam membesarkannya hingga saat ini.

Baca juga: Sembahyang Arwah Leluhur dalam Budaya Tionghoa, Apa Maknanya?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X