Kompas.com - 25/01/2020, 10:01 WIB
Pekerja merangkai lampion jelang Imlek di Klenteng Tek Hay Kiong, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020). Berbagai macam kegiatan seperti pengecatan, pemasangan lampion dan bersih-bersih klenteng tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 25 Januari mendatang. ANTARA FOTO/OKY LUKMANSYAHPekerja merangkai lampion jelang Imlek di Klenteng Tek Hay Kiong, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020). Berbagai macam kegiatan seperti pengecatan, pemasangan lampion dan bersih-bersih klenteng tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 25 Januari mendatang.

KOMPAS.com - Perayaan Tahun Baru Imlek indentik akan makna simbolik dari makanan atau aktivitas yang dilakukan. 

Jelang Imlek dan pada perayaan Imlek ada beberapa pantangan alias hal yang tak boleh dilakukan. 

Mengutip buku “Hari-Hari Raya Tionghoa” yang ditulis oleh Marcus A.S terbitan Suara Harapan Bangsa inilah pantangan saat dan jelang Imlek: 

Baca juga: Jelang Imlek Orang Tionghoa Melaksanakan Dua Sembahyang, Apa Saja?

1. Dilarang membersihkan rumah

Bagi yang merayakan Imlek harus membersihkan rumah beberapa hari sebelum perayaan. Sebab, mereka akan menyambut pergantian tahun baru.

Uniknya pada Hhari Imlek, mereka tidak boleh menyapu lantai, hingga membersihkan peralatan dapur.

Berdasarkan kepercayaan China kuno, melakukan hal tersebut dapat membuat rezeki mereka tersapu dari rumah.

2. Dilarang Tutup Pintu Rumah

Malam sebelum Imlek, biasanya seluruh pintu rumah dan jendela akan dibuka lebar. Hal tersebut dilakukan demi menyambut rezeki yang akan datang bersamaan dengan pergantian tahun.

Namun tradisi ini sudah semakin jarang terjadi khususnya di perkotaan. Untuk itu biasanya digantikan dengan seluruh lampu rumah yang dinyalakan agar terang dan rezeki masuk.

Baca juga: Makna di Balik Sajian Makanan Perayaan Imlek

3. Dilarang Buka Toko

Bagi para pengusaha toko, mereka tetap akan menutup toko hingga beberapa hari setelah Imlek.

Sebab, terdapat kepercayaan bahwa seluruh usaha yang baru dibuka lima hari setelah Imlek (tanggal Cia-gwee ce go) akan berjalan sangat baik. Hari tersebut juga diyakini sebagai hari lahirnya Dewa Kekayaan Cai Shen.

4. Dilarang makan nasi berkuah atau bubur

Kemudian, terdapat juga pantangan seputar memakan nasi berkuah di malam Tahun Baru Imlek. Apabila kamu memakannya, ada kepercayaan bahwa kamu kehujanan dalam perjalanan mengunjungi keluarga untuk merayakan Imlek bersama.

Ada pula kepercayaan dilarang makan bubur saat Imlek, karena bubur dengan tekstur encer melambangkan rezeki yang tak baik. 

Baca juga: 8 Tips Berburu Foto di Kelenteng Saat Perayaan Imlek



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X