Virus Corona Mewabah, Korsel Tingkatkan Pengawasan di Bandara Jeju

Kompas.com - 27/01/2020, 10:11 WIB
Para pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan masker untuk melindungi diri dari serangan virus corona yang mematikan. Mereka mengantre untuk mendapat pelayanan dari rumah sakit. AFP/HECTOR RETAMALPara pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan masker untuk melindungi diri dari serangan virus corona yang mematikan. Mereka mengantre untuk mendapat pelayanan dari rumah sakit.


KOMPAS.com –  Korea Selatan dan Korea Utara tengah dalam keadaan waspada pasca wabah virus corona dari Wuhan, China.

Khusus Korea Selatan, misalnya, sekitar 130.000 wisatawan China diprediksi akan mengunjungi Negeri Ginseng Selatan untuk libur Tahun Baru China.

Karena itu, sejumlah bandara di Korea Selatan meningkatkan pengawasan untuk wisatawan mancanegara, khususnya dari China, yang baru datang dari penerbangan internasional.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Kunjungan Turis China ke Bali Dipastikan Menurun

Salah satu pengawasan ketat dilakukan di Bandara Jeju yang yang merupakan gerbang destinasi wisata populer bagi turis China di Korea Selatan.

Sementara itu di Korea Utara, tepatnya di perbatasan panjang dengan China, mulai dari Sungai Yalu di barat dan Sungai Tumen di timur ditutup sementara.

Informasi ini didapat dari operator tur asal Korea Utara Young Pioneer Tours.

Baca juga: Dampak Virus Corona, China Larang Keberangkatan Grup Tur ke Luar Negeri

Rodong Sinmun, koran resmi partai pemimpin Korea Utara melaporkan adanya penyebaran coronavirus yang sangat cepat. Walaupun sejauh ini belum ada kasus yang dilaporkan terjadi negara tersebut.

Aktif berkooperasi

 

Pihak berwajib China secara aktif berkooperasi dalam memberikan peringatan tentang penyakit tersebut dan bekerja sama dengan World Health Organization (WHO).

China juga bekerja sama dengan negara-negara lain setelah dikritik habis-habisan atas pembatasan pemberitaan mengenai severe acute respiratory syndrome (SARS). 

Baca juga: Cegah Virus Corona, Filipina Tolak Visa Kunjungan dari Turis Asal Wuhan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X