Kompas.com - 28/01/2020, 14:14 WIB
Ilustrasi kota Tokyo. SHUTTERSTOCKIlustrasi kota Tokyo.


KOMPAS.com – China mengumumkan larangan grup travel dari China ke luar negeri sebagai bagian dari pencegahan penyebaran coronavirus Wuhan [ada Minggu (26/01/2020).  

Hal tersebut berdampak pada pembatalan perjalanan wisata di beberapa negara, termasuk dari China ke Jepang.

Kamome, salah satu agen perjalanan Jepang yang menangani pasar China telah menerima sekitar 20.000 pembatalan paket wisata turis China hingga tanggal 10 Februari 2020.

Seperti dilansir dari CNN, Jepang sempat menerima sekitar 9.6 juta pengunjung dari China pada 2019.

Jumlah ini jadi terbesar ketiga untuk negara penyumbang turis di Jepang. Pembatalan ini diduga akan memberikan dampak yang cukup besar untuk industri pariwisata dan ekonomi Jepang.

Baca juga: Virus Corona China dan Dampaknya pada Pariwisata Bali

“Kami khawatir dengan adanya penurunan turis China, tetapi kami tidak bisa memprediksi dampak jangka panjang nanti karena itu bergantung pada sejauh apa kebijakan China tersebut berlangsung,” ujar Shiho Himura, perwakilan dari Japan National Tourist Organization (JNTO) pada CNN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini bukan pertama kalinya Kamome mengalami pembatalan dengan jumlah besar.

Pada 2003 lalu, wabah SARS yang pertama kali muncul di China selatan juga memberikan dampak pembatalan perjalanan dengan jumlah besar.

Di Tokyo sendiri ada beberapa kekhawatiran terkait orang-orang di Wuhan yang telah terinfeksi virus corona secara langsung.

“Kami hanya berharap situasi ini cepat terselesaikan,” ujar perwakilan dari Hankyo Travel International, salah satu agen perjalanan besar di Tokyo.

Baca juga: Bagaimana Virus Corona Berdampak pada Pariwisata Bali?

Walaupun banyak pemberitaan mengenai perselisahan diplomatis antara China dan Jepang, beberapa tahun terakhir peningkatan jumlah wisatawan China ke Jepang telah mengubah sikap, selera, dan kebijakan luar negeri.

Di Tokyo, pengumuman di stasiun kereta dan pusat perbelanjaan telah tersedia dalam bahasa Mandarin. Relasi Beijing-Tokyo juga telah mencair sejak 2018. Saat itu pemimpin China Xi Jinping dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berkomunikasi lewat telepon untuk mendiskusikan mengenai denuklirisasi dari Semenanjung Korea.

Peneliti juga menyebutkan bahwa impresi China terhadap Jepang dan warganya telah berubah. Dengan pandangan yang jauh lebih baik setelah banyak dari mereka yang mengunjungi Jepang.

Baca juga: Tak Hanya Sup Kelelawar di China, Ini Ragam Kuliner Kelelawar di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNN Travel
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.