Wabah Virus Corona, Pemerintah China Larang Aktivitas Agen Perjalanan Setempat

Kompas.com - 29/01/2020, 13:07 WIB
Wisatawan asal China saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020). Saat ini ada sekitar 40.000 penumpang keberangkatan dan kedatangan internasional yang hilir mudik ke Bandara Soekarno-Hatta. Data terakhir mencatat wabah Corona sudah menjangkiti 4.500 orang dan menewaskan 106 orang di China. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWisatawan asal China saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020). Saat ini ada sekitar 40.000 penumpang keberangkatan dan kedatangan internasional yang hilir mudik ke Bandara Soekarno-Hatta. Data terakhir mencatat wabah Corona sudah menjangkiti 4.500 orang dan menewaskan 106 orang di China.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona membuat Pemerintah China melarang agen perjalanan setempat untuk membawa dan mengirim wisatawan dari dan ke China sejak Senin (27/1/2020).

Larangan tersebut dinilai efektif oleh Executive VP Ayo Wisata, Osean A Untung melalui konfirmasi yang Kompas.com dapatkan melalui pesan singkat.

“Para travel agent di China diberhentikan aktivitasnya untuk sementara waktu. Jadi mereka tidak boleh mendatangkan atau mengirimkan turis ke dalam maupun luar negeri,” kata Osean dalam pesan singkat yang dikirim pada Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Bagaimana Virus Corona Berdampak pada Pariwisata Sulawesi Utara?

Terkait dengan kedatangan grup tur wisatawan Indonesia, seluruh penerbangan telah dibatalkan setidaknya hingga akhir Februari mendatang. Baik itu penerbangan melalui charter flight (penerbangaan sewaan) maupun regular flight (penerbangan reguler).

Larangan yang diberlakukan oleh Pemerintah China lebih ditujukan kepada agen perjalanan setempat. Dengan begitu, wisatawan Indonesia yang memesan dari agen perjalanan dalam negeri masih tetap bisa berkunjung ke China

Namun wisatawan yang telah sampai di China tidak akan mendapatkan penanganan oleh agen perjalanan setempat di China yang umumnya mengelola land tour, bekerja sama dengan agen perjalanan luar negeri.

“(Travel agent China) tidak boleh handle turis yang mau ke China atau ke luar China. Kan travel agent di China ada yang melayani inbound maupun outbound,” jelas Osean.

Kota Terlarang, Beijing, China.Shutterstock Kota Terlarang, Beijing, China.

China Larang Keberangkatan grup tur

Seperti yang diketahui, Pemerintah China mengumumkan larangan agen perjalanan wisata setempat untuk tidak membawa grup tur ke luar negeri pada Sabtu (25/1/2020) lalu yang mulai berlaku Senin (27/1/2020) kemarin.

Penundaan penjualan paket menginap dan tiket pesawat tersebut akan diberlakukan selama beberapa waktu ke depan akibat penyebaran wabah virus corona.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Kemenparekraf Alihkan Promosi Wisata ke Negara Lain

Meski begitu, asosiasi agen perjalanan wisata China mengatakan bahwa grup tur yang sudah ada di luar negeri dan tengah melakukan perjalanan wisata tetap dapat melanjutkan perjalanan.

Agen perjalanan terkait harus melakukan pemantauan akan kesehatan wisatawan yang dibawa.

Selain itu, beberapa langkah juga telah diambil oleh beberapa negara untuk mengantisipasi masuknya wabah virus corona.

Di Indonesia sendiri, beberapa alat pemantau suhu tubuh sudah dipasang untuk memindai pelancong dari China yang tiba di Indonesia.

Baca juga: Virus Corona China dan Dampaknya pada Pariwisata Bali

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X