Wabah Virus Corona, Singapura Larang Kunjungan dari Pelancong China

Kompas.com - 01/02/2020, 11:00 WIB
Pelancong mengenakan masker saat berada di Marina Bay Singapura DOK. AFPPelancong mengenakan masker saat berada di Marina Bay Singapura

Harapan Song Seng Wun, dampak ekonomi hanya akan terjadi pada kuarter pertama tahun ini dan akan pulih pada kuarter kedua.

Pada saat wabah sars tahun 2003, Singapura mengalami kerugian sekitar 5 miliar dollar Amerika Serikat dengan tingkat pengangguran sekitar 4,8 persen.

Nigel Chua yang menjalankan Founder Bak Kut Teh mengatakan bahwa dia sedikit khawatir akan salah satu outlet-nyadi Jalan Sultan, pusat Singapura. Mengingat 35 persen pelanggannya adalah pelancong China.

"Mungkin kami akan melakukan sejumlah promosi supaya warga Singapura berkunjung ke sana (outlet Jalan Sultan)," lanjut Nigel Chua.

Alicia Seah, direktur marketing komunikasi agensi perjalanan Dynasty Travel beranggapan bahwa larangan kunjungan ini akan berdampak besar hanya sementara tapi mendapatkan keuntungan lebih besar nantinya.

"Semakin cepat pemerintah menangani penyebaran wabah virus corona, maka semakin cepat segala hal kembali berjalan normal. Bila jumlah kasus virus corona di Singapura tidak meningkat maka pelancong lain (dari negara lain) pun akan berkunjung," lanjut Alicia Seah.

Dynasty Travel akan mengurangi pengeluaran biaya dengan memangkas biaya iklan dan marketing dan juga menjalankan sejumlah acara.

Sementara itu, Jumat (31/01/2020) Singapore Airlines menyatakan akan mengurangi kapasitas rute ke China di Bulan Februari akibat dari wabah virus corona.

Pada laman Facebook, dinyatakan bahwa pemangkasan juga termasuk penerbangan ke Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen, di antaranya oleh maskapai regional SilkAir.

Maskapai penerbangan berbiaya rendah, Scoot, mengatakan akan menangguhkan penerbangan ke 11 kota di China mulai awal Februari sampai akhir Maret dan akan memangkas penerbangan ke 8 destinasi lain di China.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X