Bukan Setengah Matang, Mendoan ini Digoreng Sampai Garing

Kompas.com - 01/02/2020, 12:00 WIB
Sepiring mendoan kriuk disajikan bersama sambal kecap. Kompas.com/Inadha Rahma NidyaSepiring mendoan kriuk disajikan bersama sambal kecap.

KOMPAS.com – Berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 10x6 centimeter (cm) dan banyak remahan tepung di atasnya, membuat mendoan kriuk selalu menggoda untuk dinikmati.

Terlebih jika mendoan kriuk yang disajikan baru matang dan diangkat dari penggorengan.

Mendoan kriuk panas tersebut semakin nikmat disantap jika dicolekkan ke sambal kecap, atau dimakan bersama cabai rawit.

Ketika dikunyah, rasanya bercampur antara gurih, manis, dan pedas. Remahan tepungnya membuat bunyi kriuk-kriuk terdengar dari mulut.

Baca juga: Tempe Mendoan, Oleh-oleh Khas Purwokerto

Kompas.com pernah menjajal kudapan ini pada pertengahan September 2019 dan memang begitulah kira-kira tampilan, rasa, serta sensasi mencicipi mendoan kriuk.

Pengembangan dari mendoan

Perlu diketahui, mendoan kriuk adalah inovasi atau pengembangan dari mendoan.

Makanan khas asli Banyumas, Jawa Tengah ini adalah panganan berbahan dasar tempe yang dibalut dengan tepung dan bumbu. Mendoan berasal dari kata mendo yang artinya setengah matang.

Jadi sesuai namanya, setelah dicelupkan ke adonan dari tepung beras, tepung terigu, daun bawang, garam, bawang, dan ketumbar, tempe hanya digoreng setengah matang saja, dan langsung disajikan.

Baca juga: Asal-usul Nama Tempe Mendoan

Tempe yang digunakan untuk mendoan pun bukan sembarang tempe, melainkan tempe khas Banyumas yang memiliki ukuran lebih lebar dan tipis dibandingkan tempe biasa.

Tempe mendoan Banyumas juga memiliki tekstur lebih lembek, dan tidak terlalu padat. Itulah yang membedakan mendoan di Banyumas dengan mendoan yang ditemui di kota lain.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapore Airlines dan Silk Air Batalkan 8 Rute Penerbangan ke Indonesia

Singapore Airlines dan Silk Air Batalkan 8 Rute Penerbangan ke Indonesia

Whats Hot
Wisata Saat Wabah Virus Corona, Ini Pengalaman Wisatawan Indonesia Saat di Bandara

Wisata Saat Wabah Virus Corona, Ini Pengalaman Wisatawan Indonesia Saat di Bandara

Whats Hot
Cara Refund Tiket KA karena Terdampak Banjir, Uang Kembali 100 Persen

Cara Refund Tiket KA karena Terdampak Banjir, Uang Kembali 100 Persen

Whats Hot
Jakarta Banjir, Perjalanan Kereta Api Jarak Dekat dan Jauh Mengalami Keterlambatan

Jakarta Banjir, Perjalanan Kereta Api Jarak Dekat dan Jauh Mengalami Keterlambatan

Whats Hot
Dikepung Banjir, Jadwal Penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma Tetap Normal

Dikepung Banjir, Jadwal Penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma Tetap Normal

Whats Hot
Banjir Jakarta, Ini Imbauan untuk Penumpang Pesawat di Bandara Soetta

Banjir Jakarta, Ini Imbauan untuk Penumpang Pesawat di Bandara Soetta

Whats Hot
Kereta Bandara Soetta Kembali Beroperasi Pasca Terdampak Banjir

Kereta Bandara Soetta Kembali Beroperasi Pasca Terdampak Banjir

Whats Hot
Tips Liburan ke Taiwan di Tengah Isu Virus Corona, Selalu Pakai Masker

Tips Liburan ke Taiwan di Tengah Isu Virus Corona, Selalu Pakai Masker

Travel Tips
Langkah-langkah Antisipasi Taiwan Menghadapi Virus Corona

Langkah-langkah Antisipasi Taiwan Menghadapi Virus Corona

Whats Hot
Banjir Jakarta, Perjalanan Kereta Bandara Soetta Sempat Dibatalkan

Banjir Jakarta, Perjalanan Kereta Bandara Soetta Sempat Dibatalkan

Whats Hot
Pengalaman Wisatawan Indonesia Liburan ke Luar Negeri saat Isu Corona

Pengalaman Wisatawan Indonesia Liburan ke Luar Negeri saat Isu Corona

Whats Hot
Virus Corona, Italia Tolak Usulan Kembali Dilakukan Pemeriksaan di Perbatasan

Virus Corona, Italia Tolak Usulan Kembali Dilakukan Pemeriksaan di Perbatasan

Whats Hot
Skema Insentif untuk Industri Pariwisata Terkait Dampak Corona Diumumkan Hari Ini

Skema Insentif untuk Industri Pariwisata Terkait Dampak Corona Diumumkan Hari Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Cara Memilih Durian | Panduan Liburan ke Samosir

[POPULER TRAVEL] Cara Memilih Durian | Panduan Liburan ke Samosir

Whats Hot
Turis Denmark Suka Wisata ke Papua dan Kalimantan, Ini Alasannya...

Turis Denmark Suka Wisata ke Papua dan Kalimantan, Ini Alasannya...

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X