Kompas.com - 01/02/2020, 18:14 WIB
Penumpang dari luar negeri menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona saat tiba di Bandara Internasional Haneda, 28 Januari 2020. AFP/KAZUHIRO NOGIPenumpang dari luar negeri menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona saat tiba di Bandara Internasional Haneda, 28 Januari 2020.

Peringatan yang dikeluarkan pada Jumat (31/01/2020) ini berlaku bagi warganya yang ingin berkunjung ke China, demi mencegah penyebaran wabah virus corona.

Amerika Serikat juga melakukan tindakan serupa, melarang warganya untuk tidak berkunjung ke China.

Sementara Jepang untuk Hubei, Jepang malah menaikkan travel advisory menjadi level 3, artinya hindari seluruh jenis perjalanan (avoid all travel). Mengingat jumlah kematian mencapai 200 jiwa dan sejumlah 9.800 orang terjangkit virus corona di China.

Warga negara Jepang yang berada di China disarankan untuk kembali ke Jepang sehubungan dengan adanya kemungkinan larangan kunjungan di Wuhan akan meluas ke kota lain di China.

Berkaitan dengan travel advisory oleh Jepang, agensi perjalanan JTB Corp. memutuskan untuk membatalkan semua tur perjalanan ke China, termasuk Hong Kong dan Macao pada Februari.

Pagi kemarin Jepang kembali mengevakuasi sekitar 149 warga negaranya dari China menggunakan pesawat carter pemerintah ketiga. 25 di antara warga tersebut telah dibawa ke rumah sakit.

Pesawat carter ketiga tersebut, dilakukan usai 2 penerbangan sebelumnya dilakukan pada awal minggu ini, membawa pulang lebih dari 400 warga Jepang. Hal ini juga dilakukan oleh beberapa negara seperti Inggris, Korea Selatan, dan Amerika Serikat usai adanya pembatasan kegiatan virtual di China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Wabah Virus Corona, Singapura Larang Kunjungan dari Pelancong China

Pemerintah Jepang akan terus melakukan monitoring kesehatan sampai 2 minggu terhadap warga Jepang yang kembali dari China. Mengingat beberapa warga Jepang yang kembali ternyata positif virus corona padahal tidak menunjukkan gejala apapun.

Rencananya pemerintah Jepang akan mengirim pesawat carter keempat minggu depan untuk mengevakuasi sekitar 140 warganya di Wuhan dan sekitarnya yang berkeinginan untuk kembali ke Jepang.

Pemerintah Jepang akhirnya memutuskan untuk menanggung biaya penerbangan, setelah sebelumnya akan mengenakan biaya sebesar 80.000 yen per orang kepada warganya yang dievakuasi dari China.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Kyodo News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.