Kompas.com - 04/02/2020, 15:10 WIB
White House White House

Larangan bepergian yang asli turut mengikutsertakan Iran, Libya, Somalia, Suriah, dan Yaman, serta menargetkan beberapa negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Versi larangan kunjungan tersebut sudah sampai ke Mahkamah Agung Amerika Serikat dan telah ditetapkan pada Juni lalu melalui keputusan 5-4.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Presiden AS memang memiliki kekuatan untuk membuat kebijakan tersebut.

Kebijakan yang membatasi masuknya beberapa warga dari negara yang telah disebutkan di atas dan warga negara dari Venezuela dan Korea Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.