Tahun 2020, Masyarakat Indonesia Membayar Biaya Visa Schengen Lebih Tinggi

Kompas.com - 04/02/2020, 16:30 WIB
Ilustrasi pengajuan aplikasi visa Schengen untuk berkunjung ke Eropa SHUTTERSTOCK/ANATOLII MAZHORAIlustrasi pengajuan aplikasi visa Schengen untuk berkunjung ke Eropa

KOMPAS.com - Mulai 2 Februari 2020, biaya pengajuan visa Schengen meningkat bagi masyarakat Indonesia.

Menurut SchengenVisaInfo.com, dilansir dari The Jakarta Post, Senin (30/12/2019), biaya pembuatan visa Schengen naik dari 60 euro atau sekitar Rp 935.952 menjadi 80 euro atau kira-kira Rp 1.247.998 untuk orang dewasa.

Sementara untuk anak-anak, biayanya naik dari 35 euro atau kurang lebih Rp 545.806 menjadi 40 euro atau sekitar Rp 623.778.

Sebagai tambahan, peraturan baru akan ditetapkan bagi warga Indonesia yang berencana untuk mengunjungi negara-negara Uni Eropa mulai tahun 2020.

Salah satu syaratnya adalah izin untuk mengajukan permohonan visa hingga 6 bulan sebelum berangkat ke negara tujuan.

Baca juga: Bertemu Dubes Negara Uni Eropa, Yasonna Minta WNI Bebas Visa Schengen

Sebelumnya, periode pengajuan permohonan hanya 3 bulan sebelum berangkat.

Tidak hanya itu, ada juga peraturan bagi wisatawan yang memiliki riwayat perjalanan positif. Visa masuk ganda (multiple entry visas) mereka akan memiliki masa berlaku yang lebih lama.

Berdasarkan laporan SchengenVisaInfo.com, dikutip dari The Jakarta Post, negara-negara Uni Eropa yang tidak memiliki perwakilan di Indonesia kini diharuskan bekerja sama dengan penyedia layanan eksternal supaya dapat memfasilitasi penerimaan visa bagi wisatawan.

Tahun lalu, para kedubes dan konsulat Schengen di Indonesia melaporkan telah memproses sebanyak 210.468 pengajuan permohonan. Sementara 3.687 dari pengajuan permohonan tersebut ditolak.

Prancis merupakan negara paling populer di Indonesia dengan 55.959 jumlah pengajuan permohonan visa.

Baca juga: Daftar Negara dengan Akses Visa on Arrival untuk WNI Tahun 2020

Sementara di tempat kedua adalah Belanda sebanyak 40.411,dan Jerman sebanyak 27.779 pengajuan permohonan visa Schengen.

Berdasarkan anggaran pengeluaran, masyarakat Indonesia menghabiskan 12,6 juta euro atau sekitar Rp 196 miliar untuk pengajuan permohonan visa ke Eropa di tahun 2018.

Sementara sebanyak 221,220 euro atau sekitar Rp 3,4 juta dikeluarkan oleh mereka yang pengajuan permohonan visanya ditolak.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X