Bayar Tiket KA via LinkAja di Aplikasi KAI Access Tak Bisa untuk Sementara

Kompas.com - 04/02/2020, 18:12 WIB
Kereta api Dok. Daop 8 SurabayaKereta api

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan pembayaran LinkAja pada aplikasi KAI Access ditutup sementara sejak Senin (3/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Hal ini dikarenakan peningkatan layanan yang tengah dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Penutupan akses ini membuat calon penumpang KA yang ingin membeli tiket KA jarak jauh dan KA lokal pada aplikasi KAI Access tidak dapat melakukan pembayaran dengan LinkAja untuk sementara.

VP Public Relations KAI Yuskal Setiawan meminta maaf atas kejadian dan ketidaknyamanan yang terjadi. 

"KAI memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Yuskal dalam akun Facebook Kereta Api Kita.

Hingga Selasa (4/2/2020), layanan ini belum bisa diakses calon penumpang. Yuskal mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya agar pembayaran lewat LinkAja berjalan normal kembali.

"Sampai dengan saat ini layanan untuk LinkAja masih terus diupayakan agar bisa diselesaikan," kata Yuskal ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (4/2/2020) sore.

Calon penumpang tetap bisa membeli tiket KA jarak jauh di aplikasi KAI Access dengan membayarnya melalui ATM, internet banking, minimarket, dan kartu kredit.

Selain itu, pemesanan KA lokal bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access dengan pembayaran yang hanya bisa menggunakan kartu kredit.

"Pembayaran bisa menggunakan kartu kredit atau debit online, atau di loket-loket yang sudah disiapkan di stasiun masing-masing," ujar Yuskal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X