Kompas.com - 05/02/2020, 09:20 WIB

Batu-batu yang berada di dalam Museum Tanah disusun dengan rapi, lalu juga dilengkapi dengan biota tanah yang sudah diawetkan. Seperti kumbang, aneka jenis kupu-kupu, capung dan macam-macam biota tanah lainnya.

Di bagian kanan ruang museum terdapat peta Indonesia yang berukuran besar. Peta sumber daya tanah Indonesia itu menggambarkan pemetaan jenis tanah yang ada di Indonesia. Banyak diagram dan tabel yang menjelaskan mengenai proses pembentukan tanah.

Ragam hasil penelitian, pendokumentasian dan pengembangan mengenai berbagai jenis tanah di Indonesia telah disumbangkan ke Museum Tanah ini. Semua itu dapat menjadi bahan pembelajaran bagi para pengunjung.

Museum Pertanian

Jika Museum Tanah di depan terdapat Museum Pertanian di bagian belakang. Museum pertanian yang terbesar di Asia Tenggara ini terdiri dari tiga lantai, setiap lantainya memiliki informasi mengenai bidang pertanian di Indonesia.

Baca juga: Gedung Mohammad Hoesni Thamrin, Museum di Tengah Ramainya Salemba

Pada lantai dasar hingga lantai tiga terdapat informasi mengenai sejarah pertanian di Indoneisa, alat-alat pertanian sebelum bangsa kolonial datang, pada zaman VOC, zaman Jepang hingga saat ini.

Pada lantai tiga terdapat alat produksi pertanian yang diprediksi akan digunakan di masa depan.

Seperti drone pestisida nabati ramah lingkungan yang bisa membantu para petani di masa depan untuk menyemprot sawah dengan lebih efisien.

Lalu juga ada biodiesel dari minyak kelapa sawit. Biodiesel sendiri adalah bahan bakar yang memiliki keuntungan ramah lingkungan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Untuk #SobatMuseum yang mau intip intip dulu seputar #MuseumPertanian bisa langsung ke akun mbak kece yang satu ini nih buat liat vlognya. ???? • • • Jadwal Museum Selasa - Minggu Pukul 09.00 - 16.00 HTM Free (Gratis) sampai dengan waktu yang belum ditentukan. Untuk reservasi rombongan via @pustaka.kementan #repost from @iis_setyawati - Petani itu adalah seorang yang berkeyakinan baik, orang yang bermoral tinggi, dan memiliki cinta kepada kebebasan yang kokoh. . . . Dari sini saya belajar bagaimana melestarikan pertanian di Indonesia serta wawasan yang menarik tentang pertanian saat ini dan masa depan. Ini sejalan dengan tema "Bertolak dari Masa Lalu, menapak Masa Depan". Museum ini menunjukkan bahwa pentingnya pertanian di Indonesia dan menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan agribisnis. . Terimakasih Museum Tanah dan Pertanian ???? . Vlog nya bisa di lihat di YouTube yaaa???? lihat keseruan kami berkunjung di museum tanah dan pertanian, link tertera pada bio???? Jangan lupa tinggalkan like, subscribe, comment juga boleh, dan tentunya jangan lupa dishare juga yaa???? Jazakallah Khairan Katsiran ???? . . . @museum.pertanian @kemdikbud.ri @museumtanahdanpertanian @officialgeouhamka @ristekdikti @pustaka.kementan #museumtanah #museumpertanian #liburandikbud2019 #LiburanDikbud2019 #kemendikbudri #kemendikbud #ristekdikti #museumpertanianbogor - #regrann

Sebuah kiriman dibagikan oleh Museum Tanah dan Pertanian (@museum.pertanian) pada 14 Jun 2019 jam 6:24 PDT

Tidak hanya menambah wawasan pengunjung bisa "narsis" bersama teman dan keluarga. Di sana di sediakan spot foto yang menampilkan perkebuanan teh lengkap dengan atribut. Pengunjung bisa berpenampilan layaknya sedang berkebun.

Baca juga: Berita Foto: 5 Spot Instagramable di Great Asia Afrika Bandung

Untuk masuk kedua museum ini pengunjung hanya perlu menuliskan data diri di meja pendaftaran. Lalu pengunjung diminta untuk menitipkan tas atau barang bawaan di loker.

Museum ini berada di Jalan Ir. H. Juanda No.98, RT.01/RW.01, Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Untuk tiket masuknya, pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis. Museum ini melayani pengunjung dari pukul 9.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.