Virus Corona, Banyak Wisatawan Indonesia Minta Refund Tiket Pesawat dan Tur

Kompas.com - 07/02/2020, 19:02 WIB
Pejalan kaki di Ginza, Tokyo, mengenakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, China, 25 Januari, 2020.

AFP/CHARLY TRIBALLEAUPejalan kaki di Ginza, Tokyo, mengenakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, China, 25 Januari, 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com  - Virus corona membawa dampak dalam pariwisata. Beberapa agen perjalanan harus membatalkan perjalanan turnya dan mengembalikan biaya perjalanan kepada pelanggannya yang akan pergi ke China. Selain itu juga ada maskapai penerbangan yang mengembalikan dana kepada calon penumpangnya.

Baca juga: Virus Corona, Bebas Visa ke Jeju Ditangguhkan Termasuk untuk Wisatawan Indonesia

"Kemarin sekitar 20 persen yang berangkat dari Februari, yang refund," jelas Christian Bradley Digital & Marketing Staff All Nippon Airways Jakarta, saat ditemui di HSBC ANA Travel Fair 2020 di Central Park, Kamis (06/02/2020).

Christian mengatakan selain penerbangan menuju Wuhan yang telah dibatalkan, penerbangan ke negara-negara lain masih aman dan belum ada pembatalan lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan Winda, Travel Consultant Panorama JTB. Selama Januari kemarin sudah banyak konsumen tersebut yang meminta untuk refund. Khususnya unutk perjalanan tur ke China dan Hong Kong.

"Sudah ada yang dibatalkan, dari beberapa cabang travel agent  Panorama sudah ada pembatalan karena virus corona sudah mewabah di China dan Hongkong," jelas Winda di HSBC ANA Travel Fair 2020 di Central Park, Kamis (06/02/2020).

Biasanya untuk konsumen yang sudah memberi deposit, bila perjalannya dibatalkan maka uang tidak bisa kembali 100 persen. Namun karena adanya kebijakan dari pemerintah maka akan di kembalikan utuh 100 persen.

Winda mengatakan konsumen yang membatalkan perjalanan tur mencapai 20 persen.

"Tur ke China dan Hongkong akan ditutup untuk sementara waktu, sampai dinyatakan benar-benar aman. Sengaja diterapkan seperti itu demi keselamatan wisatawan asal Indonesia yang hendak berpergian," jelas Winda.

Baca juga: Cegah Wabah Virus Corona, Rusia Larang Kunjungan Pelancong dari China

Selain Panorama JTB, agensi perjalanan Antavaya juga sudah melakukan pengembalian dana ke konsumen.

"Semua pembatalan penjualan paket tur karena virus corona ada sekitar 30 persen. Dampaknya ada namun tidak sebesar itu," jelas Rya Dwijayanti Branch Manager Antavaya saat ditemui di HSBC ANA Travel Fair 2020 di Central Park, Kamis (06/02/2020).

Rya mengatakan sudah ada travel warning dari kedutaan besar Republik Indonesia di China  untuk tidak mengunjungi negeri tirai bambu. Maka dari itu dana paket tur ke China  dikembalikan lagi kepada para pelanggannya.

"Kadang ada tamu, yang minta tiketnya disimpan untuk keberangkatan di tanggal tertentu. Ada yang untuk Februari lalu diganti menjadi Mei," papar Rya.

Rya menyatakan untuk destinasi yang masih aman pasti tetap melakukan perjalanan turnya Namun untuk China sudah diberhentikan untuk sementara waktu.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Ciletuh Geopark Run, Siap-siap Eksplorasi Sunset Pantai Palangpang

Ada Ciletuh Geopark Run, Siap-siap Eksplorasi Sunset Pantai Palangpang

Jalan Jalan
Mencicipi Soto Betawi Haji Ma'ruf, Soto Betawi dengan Kuah Susu Pertama

Mencicipi Soto Betawi Haji Ma'ruf, Soto Betawi dengan Kuah Susu Pertama

Makan Makan
Tokyo Disneyland Tutup Sementara, Bagaimana Tiket yang Sudah Terbeli?

Tokyo Disneyland Tutup Sementara, Bagaimana Tiket yang Sudah Terbeli?

Whats Hot
Universal Studios Japan, Tokyo Disneyland, DisneySea Tutup karena Virus Corona

Universal Studios Japan, Tokyo Disneyland, DisneySea Tutup karena Virus Corona

Whats Hot
Jepang Membarui Pembatasan untuk Wisatawan Terkait Virus Corona

Jepang Membarui Pembatasan untuk Wisatawan Terkait Virus Corona

Whats Hot
Wabah Virus Corona, Banyak Wisatawan Pilih Bali Ketimbang Eropa

Wabah Virus Corona, Banyak Wisatawan Pilih Bali Ketimbang Eropa

Whats Hot
17 Roti Favorit di BreadTalk, Mana yang Kamu Suka?

17 Roti Favorit di BreadTalk, Mana yang Kamu Suka?

Makan Makan
Nostalgia Tiga Generasi di Soto Betawi Haji Ma'ruf, Berdiri Sejak 1940

Nostalgia Tiga Generasi di Soto Betawi Haji Ma'ruf, Berdiri Sejak 1940

Makan Makan
Soto Betawi Haji Ma'ruf, Kuliner Legendaris Jakarta Langganan Para Pejabat

Soto Betawi Haji Ma'ruf, Kuliner Legendaris Jakarta Langganan Para Pejabat

Makan Makan
Krui, Destinasi Wisata Jagoan Lampung dengan Segudang Potensi

Krui, Destinasi Wisata Jagoan Lampung dengan Segudang Potensi

Whats Hot
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Travel Agent Cari Cara Pulangkan Jemaah

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Travel Agent Cari Cara Pulangkan Jemaah

Whats Hot
Mau Tahu Tempat Wisata Menarik di Lampung? Ikut Krakatau Geopark Run

Mau Tahu Tempat Wisata Menarik di Lampung? Ikut Krakatau Geopark Run

Whats Hot
Bisnis Minuman Gibran Punya Varian Batu Bara, Seperti Apa Rasanya?

Bisnis Minuman Gibran Punya Varian Batu Bara, Seperti Apa Rasanya?

Makan Makan
Viral Foto Es Kopi Susu Campur Kecap Bango, Dijual di Kedai Kopi

Viral Foto Es Kopi Susu Campur Kecap Bango, Dijual di Kedai Kopi

Makan Makan
[POPULER TRAVEL] Bisnis Kuliner Gibran dan Kaesang | Makanan saat Musim Hujan

[POPULER TRAVEL] Bisnis Kuliner Gibran dan Kaesang | Makanan saat Musim Hujan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X