Hari Ini, Kunjungi Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020

Kompas.com - 08/02/2020, 10:10 WIB
Peserta Cap Go Meh (CGM) Bogor Street Festival 2017 melintas di Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2017). Festival budaya untuk memperingati perayaan Cap Go Meh, hari ke-15 setelah perayaan Imlek. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPeserta Cap Go Meh (CGM) Bogor Street Festival 2017 melintas di Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2017). Festival budaya untuk memperingati perayaan Cap Go Meh, hari ke-15 setelah perayaan Imlek.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) 2020 akan digelar hari ini, Sabtu (8/2/2020) mulai pukul 14.30 WIB.

Festival yang setiap tahunnya mengangkat tema "Ajang Budaya Pemersatu Bangsa" ini akan dimeriahkan oleh 25 kelompok barongsai-liong, beragam tarian daerah serta pawai baju adat 34 provinsi.

Ketua Panitia acara Bogor Street Festival CGM 2020, Arifin Himawan mengatakan, festival akan digelar di sepanjang jalan Surya Kencana hingga Jalan Siliwangi, Kota Bogor.

Baca juga: Akhir Pekan Ini, Kunjungi Festival Cap Go Meh dan Tatung Singkawang

Ia menambahkan, festival kali ini mengangkat sub tema "Looking Eastward".

"Sub temanya kami pakai Looking Eastward yang artinya melihat ke timur," kata Arifin ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020) pagi.

Lanjut Arifin, festival tahun ini akan terbagi menjadi tiga babak acara pembuka dan dimulai oleh penyambutan pejabat pemerintah yang akan hadir seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Walikota Bogor, serta beberapa pejabat lainnya.

Baca juga: Kemenparekraf yakin Festival Cap Go Meh Singkawang Datangkan Wisatawan

Acara pembuka babak pertama akan berisi pembacaan Wangsit Siliwangi dan pertunjukkan tarian Looking Eastward yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Kemudian, acara pembuka babak kedua berisikan Nyeupah Sirih, sambutan walikota, dan ditutup oleh pertunjukkan Tari Tayub.

Acara pembuka ketiga akan diisi oleh pertunjukkan seni dari Kie Lin, PPI, dan ada juga penampilan biola bambu dari Kang Eman. 

"Akan ada juga sambutan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang rencananya akan datang di opening ceremony babak tiga, lalu sambutan Menteri Pariwisata Wishnutama, diakhiri dengan pelepasan street karnaval oleh Menteri Pariwisata," ujarnya.

Baca juga: Mengapa Lontong Cap Go Meh Hanya Ditemui di Indonesia?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X