Kompas.com - 08/02/2020, 11:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Koper merupakan salah satu barang yang wajib ada saat bepergian. Pasalnya, koper bisa memuat banyak barang, tanpa harus repot saat dibawa.

Namun, kini koper bukan sekadar untuk barang bawaan, juga gaya. Oleh karena itu, sekalipun bentuk koper tak banyak berubah, ada tren yang tengah eksis.

"Sekarang masyarakat lebih sering cari yang ringan dan modest (simpel). Dari bentuk selalu kotak persegi panjang, tidak mendadak ada koper bentuk bulat,” kata Brand Manager Kipling Indonesia Sara Batubara saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Sara menambahkan, kini pelancong lebih fleksibel dalam memilih warna koper. Jika dulu cenderung menyukai warna gelap, kini pelancong lebih senang warna terang.

Baca juga: Cara Merawat Koper Hard Case, Jangan Lap dengan Sabun

Selain karena tengah tren, warna terang juga memudahkan untuk mengenali koper saat pengambilan bagasi atau kabin pesawat. Koper dengan warna nyentrik dan berbeda dengan yang lainnya juga bisa memengaruhi suasana hati.

Kendati demikian, Sara tidak menampik masih ada sebagian pelancong menyukai warna gelap seperti warna hitam atau biru tua.

Terlebih, bagi mereka yang menggunakan koper berukuran besar, memilih warna gelap berfungsi menghindari kian terlihatnya kotoran yang menempel.

Baca juga: Koper Hard Case Lebih Baik Diisi Banyak Barang, Mengapa?

Koper hard case Kipling yang merupakan koleksi terbaru untuk Spring/Summer 2020. Koper berwarna cerah ini dapat membuatmu lebih mudah mencarinya saat berada di kabin, Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (5/2/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Koper hard case Kipling yang merupakan koleksi terbaru untuk Spring/Summer 2020. Koper berwarna cerah ini dapat membuatmu lebih mudah mencarinya saat berada di kabin, Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Sara juga membagikan tips membeli koper bagi para pelancong yang belum pernah menggunakannya.

“Beli yang ringan dan warna cerah. Warna cerah karena biar bisa bedain (koper milikmu dengan koper milik orang lain)," kata Sara.

"Mostly kalau di bandara kan banyak yang warna kopernya sama (gelap). Susah untuk membedakannya. Kalau kopernya terang jadi mudah untuk tahu kalau itu koper kamu," lanjutnya.

Baca juga: Koper untuk Bisnis dan Jalan-jalan, Apa Bedanya?

Sementara itu, terkait peluncuran koleksi terbaru koper hard case Kipling, Sara mengatakan, target pasarnya adalah generasi Y atau milenial, dan lebih muda.

Menurutnya, generasi-generasi tersebut menyukai warna cerah. Tidak hanya itu, pemilihan warna cerah dalam beberapa koper hard case terbaru Kipling juga disesuaikan dengan tema mereka yang berfokus pada musim semi dan musim panas 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.