Promosikan Minuman Khas Bali, Gubernur Adakan Festival Arak

Kompas.com - 09/02/2020, 16:25 WIB
Ilustrasi pembuatan arak Bali ShutterstockIlustrasi pembuatan arak Bali

KOMPAS.com Arak Bali dan beberapa minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali seperti brem dan tuak kini dapat wisatawan minum secara aman dan legal.

Baca juga: Melihat Cara Pembuatan Arak Bali di Karangasem

Sebab, Gubernur Bali I Wayan Koster telah menerbitkan peraturan tata kelola arak dan minuman tradisional Bali melalui Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2020 yang diunggah melalui laman Facebook resminya Kamis (6/2/2020) lalu.

Sebagai sebuah minuman yang dianggap sebagai salah satu sumber daya keragaman budaya Bali yang perlu dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan, pelegalan tersebut diharap dapat mendukung pemberdayaan ekonomi berkelanjutan berbasis budaya.

Tak ayal, demi semakin memperkenalkan minuman khas Bali tersebut kepada pelancong yang berkunjung ke Bali, koster berencana untuk mengadakan Festival Minum Arak Bali.

“Nanti siapa yang minum paling banyak dan tidak mabuk, itu yang menjadi juara,” kata Koster, mengutip Antara, Jumat (7/2/2020) saat menyosialisasikan Pergub 1/2020 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (5/2/2020) lalu.

Promosi perluasan pengenalan minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali termasuk dalam Pasal 13 Bab 4 Promosi dan Branding Pergub 1/2020.

Baca juga: Pelegalan Arak Bali Disebut Sudah Dinanti Masyarakat, Apa Sebabnya?

Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa promosi dan branding dilakukan secara bersama antara koperasi dan produsen.

Supaya produk bisa masuk ke dalam tahap promosi, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain produk diproses berdasarkan proses tradisional fermentasi dan/atau destilasi khas Bali (Process Footprint).

Lalu produk yang mempromosikan kerjasama dengan koperasi dan petani arak (Social Footprint). Terakhir, produk yang memperhatikan kelestarian lingkungan (Ecological Footprint).

Kemudian, promosi tersebut akan difasilitasi oleh Perangkat Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah.

Promosi juga akan dilakukan dalam bentuk kerjasama antar provinsi, dengan asosiasi hotel atau restoran, asosiasi bartender, pameran di luar negeri, dan Festival Arak Bali.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X