Rekomendasi 4 Museum yang Wajib Dikunjungi saat Liburan ke Jepang

Kompas.com - 10/02/2020, 11:55 WIB
Bagian dalam National Museum of Emerging Science and Innovation atau yang lebih dikenal sebagai Miraikan di Jepang. shutterstock.com/cowardlionBagian dalam National Museum of Emerging Science and Innovation atau yang lebih dikenal sebagai Miraikan di Jepang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jepang punya berbagai macam tempat wisata menarik untuk dikunjungi, mulai dari alam hingga museum.

Khusus untuk museum, misalnya, beberapa bangunannya unik dan didesain para arsitektur ternama. Selain itu, isi di dalamnya pun beragam, informatif hingga inovatif.

Kompas.com merangkum daftar museum yang bisa dikunjungi saat liburan ke Jepang. Rangkuman berasal dari buku panduan wisata Jepang milik Japan National Tourism Organization (JNTO).

Baca juga: Liburan ke Jepang, Ada Aturan Baru Ketentuan Bagasi Shinkansen

1. National Museum of Emerging Science and Innovation, Tokyo

Museum ini ditujukan untuk memamerkan beberapa pencapaian manusia dalam dunia sains dan teknologi. Di sana, kamu dapat melihat pameran yang menunjukkan bagaimana bumi dan alam semesta terbentuk.

Melansir laman resminya, museum tersebut memiliki beberapa pameran permanen yang dapat kamu lihat sepanjang tahun.

Salah satu pamerannya adalah Digitally Natural–Naturally Digital yang menunjukkan keindahan alam natural dan buatan komputer

Baca juga: Selain Hotel, Ini 4 Penginapan Unik Khas Jepang

Selain itu, ada juga pameran Android: What Is Human? yang akan memberimu kesempatan berbicara dengan robot Android dan melihat bagaimana mereka bekerja.

Jika ingin berkunjung, museum buka setiap hari dari pukul 10:00–17:00 waktu setempat, kecuali hari Selasa.

Harga tiket untuk orang dewasa adalah 630 yen atau sekitar Rp 78.809. Sementara anak-anak di bawah umur 18 tahun dikenakan 210 yen atau sekitar Rp 26.166.

Apabila kamu berkunjung dengan lebih dari 8 orang, maka harga tiket untuk orang dewasa adalah 500 yen atau Rp 62.541 dan untuk anak di bawah umur 18 tahun adalah 160 yen atau sekitar Rp 20.013.

Baca juga: Cathay Pacific Travel Fair 2020, Dapat Tiket PP Jepang Rp 3 Juta-an

2. The National Art Center, Tokyo

Museum ini merupakan salah satu museum terbesar yang ada di distrik Roppongi yang sudah berdiri sejak tahun 2007.

Gedung museum memiliki bentuk unik karena didesain oleh arsitektur ternama Jepang yakni Kurokawa Kisho.

Interior dari Museum National Art Center yang didesain oleh arsitek ternama di Jepang yaitu Kurokawa Kisho.shutterstock.com/julianne.hide Interior dari Museum National Art Center yang didesain oleh arsitek ternama di Jepang yaitu Kurokawa Kisho.
Jika menyukai seni, kamu pasti tahu lukisan bernama The Great Wave Off Kanagawa yang dilukis oleh Katsushika Hokusai di abad ke-19.

Jika ingin melihatnya secara langsung, lukisan tersebut dipamerkan dalam Timeless Conversations 2020: Voices From Japanese Art Of The Past And Present yang berlangsung dari 11 Maret – 1 Juni mendatang.

Namun, jika kamu lebih tertarik pada dunia manga dan anime, melansir laman resminya, kamu bisa mengunjungi pameran seputar dua hal tersebut pada 8 Juli–22 September 2020.

Baca juga: Menengok Tokyo, Saat Budaya Tradisional Berkelindan dengan Modernitas

The National Art Center buka setiap hari mulai pukul 10:00–18:00 waktu setempat, kecuali hari Selasa. Sementara untuk akhir pekan, museum akan tutup pukul 20:00 waktu setempat.

Harga tiket masuk tergantung dengan harga yang disediakan penyelenggara pameran.

3. 21st Century Museum of Contemporary Art, Kanazawa

Museum ini menampilkan beberapa instalasi seni kontemporer melalui konsep yang menyerupai taman terbuka yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum.

Selain itu, hal unik dalam museum ini adalah bentuk bangunannya yang bulat. Dengan begitu, pengunjung bisa masuk berbagai arah, karena museum memiliki beberapa pintu akses.

Baca juga: Merasakan Kehidupan Kyoto di Great Asia Afrika Bandung, Wajib Coba

Tahun 2020 merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke museum ini. Sebab hingga 12 April mendatang, melansir laman resminya, kamu bisa menikmati pameran Where We Now Stand–In Order To Map The Future.

Pameran tersebut menampilkan 3.880 koleksi seni untuk merayakan 15 tahun berdirinya museum.

Salah satu instalasi seni yang ada di 21st Century Museum of Contemporary Art di Jepang.shutterstock.com/Thanes+Pruttivanichakul Salah satu instalasi seni yang ada di 21st Century Museum of Contemporary Art di Jepang.
Area pameran akan buka dari pukul 10:00-18:00 waktu setempat, sementara area publik buka dari pukul 09:00 – 22:00 waktu setempat. Keduanya buka setiap hari, kecuali hari Senin.

Sementara untuk toko suvenir, kamu bisa berkunjung dari pukul 10:00 – 18:30 waktu setempat.

Apabila kamu ingin berkunjung ke perpusatakaannya, kamu bisa berkunjung mulai dari pukul 10:00–18:00 waktu setempat. Jika kamu berkunjung dengan anak, tersedia ruang penitipan anak yang buka dari pukul 10:00–18:00 waktu setempat.

Baca juga: Dilarang Foto Sembarangan di Kyoto, jika Nekat Ada Denda Rp 1,3 Juta!

Harga tiket untuk masuk ke museum dan melihat pameran adalah 450 yen atau sekitar Rp 56.040 untuk orang dewasa. Sementara untuk orang berusia di atas 65 tahun akan dikenakan 360 yen atau sekitar Rp 44.986.

Apabila kamu mahasiswa, kamu dikenakan 310 yen atau Rp 38.605. Sementara untuk pelajar dari SD hingga SMA mereka dapat berkunjung secara gratis.

4. Towada Art Center, Aomori

Jika kamu menyukai The Beatles, kamu mungkin tidak asing dengan nama Yoko Ono. Di Towada Art Center, kamu bisa melihat instalasi seni buatannya yang terpampang di sana.

Kamu juga bisa melilhat instalasi seni milik Yayoi Kusama.

Salah satu instalasi seni yang ada di Towada Art Center, Jepang.towadaartcenter.com Salah satu instalasi seni yang ada di Towada Art Center, Jepang.
Jika kamu tertarik dengan pameran seni bergerak, melansir laman resminya, kamu bisa berkunjung ke museum ini untuk menghadiri pameran HIBERNATION Film & Moving Image Festival yang diselenggarakan hingga 5 April 2020.

Museum buka setiap hari mulai dari pukul 09:00 – 17:00 waktu setempat kecuali hari Senin. Untuk orang dewasa yang ingin melihat koleksi seni, harga yang harus dibayar adalah 520 atau sekitar Rp 65.008. sementara harga untuk melihat pameran adalah 800 yen atau sekitar Rp 99.554.

Apabila ingin melihat koleksi seni dan pameran yang ada di Towada Art Center, harga yang harus adalah 1.200 yen atau sekitar Rp 150.019. Sementara untuk usia di bawah 18 tahun tidak dikenakan biaya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X