Imbauan Asuransi Perjalanan kepada Wisatawan Saat Wabah Virus Corona

Kompas.com - 11/02/2020, 12:36 WIB
Ilustrasi penumpang pesawat mengenakan masker saat hendak melakukan penerbangan SHUTTERSTOCK/MARIDAVIlustrasi penumpang pesawat mengenakan masker saat hendak melakukan penerbangan


JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan asuransi perjalanan mengatakan, wisatawan tetap bisa pergi ke luar negeri meski virus corona tengah mewabah.

Direktur Kepatuhan PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Benny Waworuntu menuturkan, masyarakat perlu menjaga kesehatan dengan selalu memperhatikan kebersihan.

"Mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin jika diperlukan, menjaga daya tahan tubuh dengan tetap aktivitas fisik atau olahraga, meminimalisir penyebaran virus dengan mengenakan masker, khususnya di tempat umum," kata Benny ketika dihubungi Kompas.com, Senin (10/2/2020).

Baca juga: Wabah Virus Corona, Bagaimana Asuransi Perjalanan Kover Wisatawan?

Selain itu, ia juga menyarankan agar masyarakat pemegang polis segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala menurunnya kesehatan.

Benny tidak menyarankan masyarakat pemegang polis untuk menyentuh hewan atau mengunjungi pasar hewan selama melakukan perjalanan. Hal ini dikarenakan konon penyebab penyakit virus corona berasal dari pasar hewan.

Ia juga menyarankan masyarakat atau wisatawan yang belum memiliki asuransi perjalanan atau asuransi kesehatan agar segera membuat dua asuransi tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal buruk soal kesehatan di luar negeri.

"Tentunya, agar Anda tenang selama melakukan perjalanan, baik untuk liburan maupun perjalanan bisnis, pastikan Anda terlindungi dengan asuransi perjalanan dan asuransi kesehatan," ujarnya.

Sebelumnya, asuransi perjalanan mengaku meng-cover masalah kesehatan pemegang polis. Salah satu asuransi perjalanan, yaitu PT MAGI, mengatakan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan polis.

Baca juga: Cara Cegah Virus Corona di Pesawat, Bukan dengan Pakai Masker?

MAGI mengatakan akan memberikan jaminan penggantian biaya medis bagi nasabah yang menderita atau mengalami cedera, sakit, dan membutuhkan perawatan medis saat melakukan perjalanan pada masa berlakunya polis.

"Untuk penggantian biaya medis ini dilakukan secara reimbursement setelah nasabah melaporkan pengajuan klaim dengan melampirkan dokumen pendukung klaim," jelas Benny.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X