Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/02/2020, 20:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kopi susu, pisang goreng dan ayam geprek menjadi makanan yang paking sering dipesan di Go-Food pada tahun 2019.

Tren makanan tersebut merupakan hasil dari tingkat penjualan hidangan tersebut sepanjang tahun 2019. Tiga hidangan itu menduduki tempat teratas pemesanan di Go-Food.

Baca juga: Alasan Es Kopi Susu Mudah Diterima Lidah Orang Indonesia

Ayam geprek laku terjual sekitar 300 juta porsi pada tahun 2019. Kopi susu, berhasil terjual lewat fitur Go-Food sebanyak 15 juta gelas kopi susu.

Selanjutnya adalah pisang goreng. Kudapan manis ini telah di jual sebanyak 5 juta porsi.

"Karena yang ayam geprek bukan nama restorannya, banyak banget depot dan warteng itu punya hidangan ayam geprek,” Chief Food Officer Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo, di Tribrata, Selasa (11/02/2020).

Ayam geprek, bisa dikatakan makanan yang bertahan dari tahun ke tahun. Ayam geprek menjadi hidangan yang bertahan lama karena diri dulu hingga kini banyak peminatnya.

Berbeda dengan martabak yang hits dalam dua tahun terakhir tetapi sudah mulai ditinggalkan.

Ayam geprek sendiri adalah hidangan dari ayam yang sudah dilumuri oleh tepung lalu digoreng. Setelah itu ditumbuk bersama dengan ulegan cabai.

Baca juga: 5 Warung Ayam Geprek yang Bisa Kamu Nikmati saat Liburan ke Yogyakarta

Varian dari ayam geprek kini beraneka ragam, mulai disajikan dengan sambal bawang, sambal matah, sambal dabu, sambal ijo dan masih banyak lagi.

Ayam GeprekKompas.com / Gabriella Wijaya Ayam Geprek

Catherine juga mengatakan hidangan yang paling laris ini sangat akrab dengan lidah orang Indonesia. Menurut data, kopi susu menjadi minuman lokal yang digemari untuk santap pagi dan ngopi sore-sore.

Baca juga: 7 Merek Es Kopi Susu Terkenal di Jakarta, Mana Favoritmu?

Selain itu pisang goreng merupakan kudapan manis yang digemari pengguna Go-Food untuk ngemil.

Hidangan tersebut merupakan hidangan yang paling laris di layanan pesan antar Go-Food. Menurut Catherine, konsumen Go-Food tahun 2019 gemar memesan makanan yang ada sambalnya dan digoreng.

"Orang indonesia tidak lari dari sambel dan gorengan, jadi kalo dikasi makanan apapun itu pasti larinya ke dua ini,” paparnya.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Media Luncheon - Paparan Strategi dan Semangat Baru “#LebiHepi”. Acara ini bertujuan untuk memparkan stragegi dan semangat baru “#LebiHepi” untuk tingkatkan pengalaman berkuliner pelanggan.

Go-Food juga menyampaikan fakta yang unik. Jika digelar, ayam geprek yang telah terjual di Go-Food sebanyak 300 juta porsi, setara dengan jarak pulang-pergi (PP) Jakarta-Kalimantan (bila disusun memanjang).

Sedangkan 15 juta kopi susu, bisa memenuhi 2,5 kali kolam renang standar olimpiade. Lebih unik lagi, 5 juta pisang goreng bila disusun akan setara dengan 116 kali tinggi Gunung Rinjani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+