Gara-gara Virus Corona, Hilton Tutup 150 Hotel di China

Kompas.com - 14/02/2020, 15:40 WIB
Seorang relawan komunitas mengecek suhu tubuh seorang perempuan di Paviliun Yellow Crane di Wuhan, China, pada Jumat (7/2/2020). Wabah virus corona yang mewabah di China sejak Desember 2019 dilaporkan telah membunuh 722 orang. Xinhua via SCMPSeorang relawan komunitas mengecek suhu tubuh seorang perempuan di Paviliun Yellow Crane di Wuhan, China, pada Jumat (7/2/2020). Wabah virus corona yang mewabah di China sejak Desember 2019 dilaporkan telah membunuh 722 orang.

KOMPAS.com - Virus corona berdampak pada industri pariwisata di China. Hilton, misalnya, menutup 150 hotel atau sebanyak 33.000 kamar hotel di China untuk sementara waktu.

Dilansir dari laman Travel and Leisure, penutupan tersebut dilakukan hingga virus corona mulai reda.

Baca juga: Langkah Pemerintah Isi Slot Penerbangan Kosong karena Wabah Virus Corona

"Hilton untuk sementara waktu telah menutup 150 hotel di China berdasarkan arahan dari wewenang lokal. Beberapa hotel tersebut masih memiliki tamu dan ahli medis. Namun, mereka tidak menerima pemesanan terbaru untuk saat ini," tutur Vice President of Corporate Communications Hilton Nigel Glennie melalui e-mail kepada Business Insider, Jumat (14/2/2020).

"Kami akan membuka kembali hotel-hotel tersebut secepatnya setelah wewenang lokal mengonfirmasi waktu yang tepat," tambah Glennie.

Glennie mengatakan, Hilton memiliki empat hotel di Wuhan, sebanyak 225 di beberapa wilayah di China, serta 6.110 di jaringan globalnya di 119 negara dan wilayah.

Baca juga: Kapal Pesiar Dikarantina karena Virus Corona, Penumpang Diberi Makanan Lezat

Dalam konferensi dengan para investor, Nassetta mengatakan, China mewakili 2,7 persen EBITDA Hilton. EBITDA adalah singkatan dari Earnings Before Interest (pendapatan sebelum bunga), Taxes (pajak), Depreciation (depresiasi), dan Amortization (amortisasi).

Nassetta memperkirakan, dampak virus corona dan waktu pemulihan berlangsung antara enam hingga 12 bulan, maka virus akan memberi dampak pada pendapatan Hilton pada tahun 2020 sebesar 25 juta–50 juta dollar AS atau setara dengan Rp 342 miliar–Rp 684 miliar.

Media pemberitaan Skift mengatakan, pengumuman dari Nassetta membuat Hilton menjadi jaringan hotel besar pertama yang mengumumkan estimasi dampak finansial akibat virus corona terhadap pendapatannya.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Travel Agent Tawarkan Rute Domestik untuk Alternatif Refund

Pada 30 Januari 2020, World Health Organization (WHO) mendeklarasi virus corona sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian skala internasional.

Hingga saat ini, terdapat setidaknya lebih dari 45.000 orang di seluruh dunia terinfeksi dan lebih dari 1.100 orang meninggal akibat virus tersebut.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X