Kompas.com - 16/02/2020, 13:10 WIB

KOMPAS.com - Seorang penumpang American Airlines bernama Wendi Williams merekam video penumpang di belakangnya yang sedang memukuli kursi pesawatnya. 

Video terebut lantas menjadi viral setelah Williams mengunggah melalui akun Twitter miliknya.

Melansir Travel and Leisure, Sabtu (15/2/2020), Williams mengatakan bahwa kejadian tersebut membuatnya sakit kepala dan membutuhkan bantuan medis.

“Liatlah si menyebalkan ini! Dia marah karena saya menurunkan sandaran dan memukulinya sekitar sembilan kali secara kencang. Saat saya merekamnya, dia menyerah (tidak memukuli secara kencang). Orang menyebalkan lainnya adalah awak kabin @AmericanAir yang menegur saya dan malah menawarinya minuman!” tutur Williams dalam unggahannya di Twitter Minggu (9/2/2020) lalu.

Baca juga: 15 Hal Paling Buruk yang Dilakukan Penumpang di Pesawat, Pernah Temui?

Williams kala itu sedang melakukan perjalanan dari New Orleans ke Charlotte, North Carolina menggunakan maskapai American Eagle yang dimiliki oleh American Airlines.

Saat Williams menurunkan sandaran kursi pesawatnya, pria yang duduk tepat di belakangnya meminta Williams untuk menegakkan kursinya karena dia sedang makan.

Williams menuruti kemauan pria itu, namun setelah pria tersebut selesai makan, Williams kembali menurunkan sandaran kursi.

Melalui video yang diunggah Williams, pria tersebut terlihat secara sengaja mengetuk-ngetuk dan terus memukul secara ringan bagian belakang kursinya.

Meski terlihat seperti keisengan belaka, namun Williams mengatakan bahwa sebelum dia merekamnya, pria tersebut memukul dengan kencang.

Williams menuturkan bahwa sebelumnya dia memiliki sebuah kondisi yang membuatnya harus menjalani operasi leher dan kelainan tulang belakang.

Baca juga: Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Akibat kejadian di pesawat tersebut, Williams mengalami sakit kepala selama seminggu,harus  mengunjungi dokter, dan melakukan x-ray.

“Ketika awak kabin menghampiri, dia memutar bola matanya dan mengatakan “Apa?” kepada saya. Dia kemudian menyuruh pria tersebut untuk duduk tegak dan memberinya minuman! Dia juga beritahu saya untuk menghapus video!” jelas Williams dalam unggahan lain.

Merekam video dalam pesawat menurut Williams adalah sebuah pelanggaran hukum. Namun dia harus merekam sebagai bukti akan apa yang terjadi pada dirinya.

Saat Williams menanyakan nama awak kabin tersebut, dia malah diberikan catatan penumpang yang menggangu (Passenger Disturbance Notice.)

Melalui sebuah pernyataan resmi dari American Airlines yang diberikan kepada NBC News , maskapai tersebut mengatakan bahwa mereka tahu akan apa yang terjadi dalam penerbangan pada 31 Januari 2020.

“Keamanan dan kenyamanan para pelanggan dan awak kabin kami adalah prioritas paling utama. Tim kami sedang melakukan investigasi lebih lanjut,” tulis American Airlines dalam pernyataan resmi tersebut.

Baca juga: Cara Cegah Virus Corona di Pesawat, Bukan dengan Pakai Masker?

Williams melalui Twitter, mengatakan bahwa dia telah dikontak oleh maskapai untuk permintaan maaf. Nnamun mereka tidak merasa bertanggung jawab akan awak kabin yang tidak merespon baik Williams.

Unggahan milik Williams memicu perdebatan antar pengguna Twitter. Mayoritas pengguna media sosial tersebut tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh Williams.

Salah satunya adalah pengguna Twitter bernama Michael.

“Saat kamu menurunkan sandaran kursi, kamu memasuki ruang pribadi milik penumpang lain dan itu menghancurkan pengalaman terbang mereka,” unggahnya.

Ada juga yang membela Williams dengan mengatakan menyenderkan kursi adalah hak semua pesawat yang telah membayar tiket pesawat. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.