TTC Travel Mart 2020 Fokus Kembangkan Pariwisata untuk Bantu Wuhan

Kompas.com - 17/02/2020, 16:27 WIB
Tempat Wisata Canal Grande di Venice, Italia. SHUTTERSTOCK/CANADASTOCKTempat Wisata Canal Grande di Venice, Italia.

JAKARTA, KOMPAS.com - TTC Travel Mart 2020 kuarter pertama digelar pada Senin (17/2/2020). Acara ini digelar untuk perkembangan pariwisata di seluruh negara.

Berkonsep business to business (b2b) TTC Indonesia mengundang berbagai travel agent dari Indonesia untuk hadir guna mengembangkan produknya dan bekerja sama dengan travel agent seluruh negara.

Meski acara berlangsung di tengah wabah virus corona, Founder TTC Indonesia Tedjo Iskandar optimis pariwisata dunia tetap hidup dalam keadaan apapun.

Baca juga: Ada Wabah Virus Corona, Ini Cara Aman Traveling Menurut Dokter

"Tentu akan ada efek ke industri pariwisata secara garis besar bahkan bukan hanya negara China melainkan seluruh dunia. Kami berharap keadaan di Wuhan dapat lekas membaik dan kembali berjalan seperti semula," kata Tedjo dalam kata sambutannya dalam acara yang digelar di RedTop Hotel Jakarta.

Selain itu ia juga mengatakan acara ini menjadi momen pertemuan di mana para pelaku pariwisata saling membantu menopang pariwisata untuk tetap berjalan.

Virus corona nyatanya tak membuat industri pariwisata dunia kendor. Hal ini dilihat dari 137 travel agent dari seluruh negara selaku penjual paket wisata.

Adapun 137 penjual tersebut terdiri dari 85 travel agent luar negeri seperti Amerika, Eropa, Asia Tenggara, hingga Rusia.

Kemudian, ada 52 penjual yang berasal dari Indonesia seperti Bali, Malang, Sumatra hingga Papua.

Pulau Waigeo, Wisata Raja Ampat, Papua. SHUTTERSTOCK/MARIUS DOBILAS Pulau Waigeo, Wisata Raja Ampat, Papua.

Adanya virus corona membuat travel agent dari China tidak bisa datang ke acara ini. Namun, Tedjo tetap berharap pariwisata China untuk bangkit kembali melawan virus.

"Acara ini digelar untuk semua pariwisata dunia saling bantu membantu agar industri pariwisata tetap berjalan, sehingga nantinya memudahkan China untuk kembali bersaing ketika mereka sudah siap membuka kembali destinasi wisatanya," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli yang hadir dari travel agent Zara Tour, Hendra Kusuma mengaku telah ikut acara ini beberapa kali.

Ia mengatakan banyak pelanggannya yang menginginkan suasana liburan dengan destinasi wisata baru.

Baca juga: Tempat Wisata Terbaru di Lembang, Ada Kebun Binatang Instagramable

 

Namun untuk tahun ini, karena virus corona membuat travel agent tempat ia bekerja tengah menyasar destinasi wisata domestik.

"Sekarang wisatawan kita banyak yang pilih destinasi domestik dulu, karena virus corona. Jadi yang biasanya outbond itu ditunda dulu, ke domestik. Contohnya Bali, Lombok, dan Raja Ampat," jelas Hendra.

Acara TTC Travel Mart hingga kini telah berlangsung selama 32 kali. Menariknya, acara ini juga tanpa dipungut biaya.

Setelah acara TTC Travel Mart di Jakarta, TTC Indonesia juga akan mengadakan acara serupa di Surabaya pada Rabu (19/2/2020).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

Whats Hot
Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Whats Hot
Persiapkan 'New Normal', Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Persiapkan "New Normal", Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Whats Hot
Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Whats Hot
#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

Whats Hot
Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Jalan Jalan
Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Whats Hot
Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Makan Makan
AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

Whats Hot
Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Makan Makan
Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Makan Makan
Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Jalan Jalan
Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Whats Hot
Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Jalan Jalan
TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X