Kompas.com - 18/02/2020, 19:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Saat menonton drama Korea Crash Landing On You, kamu pasti ingat saat Hyun Bin dan lawan mainnya Son Ye Jin berada di stasiun Ulaanbaatar, Mongolia.

Ulaanbaatar adalah ibu kota Mongolia. Dilansir dari Trip101banyak tempat wisata di Ulaanbaatar yang patut di kunjungi.

Baca juga: 4 Wisata di Swiss, Lokasi Syuting Crash Landing on You

Bagi kamu yang merasa asing dengan Kota Ulaanbaatar, berikut ulasan dan tempat wisata yang ada di Ulaanbaatar. Yuk, kenalan dengan salah satu lokasi drama Korea Crash Landing On You:

1. Ulaanbaatar Railway Station

Drama Korea Crash Landing On You.Dok. Soompi Drama Korea Crash Landing On You.

Salah satu yang menjadi tempat syuting yang ikonik adalah Ulaanbaartar Railway Station. Ulaanbaatar adalah stasiun kereta api utama Ulaanbaatar, ibukota Mongolia. 

Stasiun ini adalah pusat lalu lintas regional dan internasional di Mongolia, dan merupakan stasiun terbesar di negara itu.

Stasiun ini merupakan stasiun yang tua, Ulaanbaatar Railway Station dibuka pada 1949. Pada 2014 menjadi terminal utama Ulaanbaatar Railbus.

2. Mengenal sejarah Mongolia di National History Museum

Search Results
Web results

National Museum of MongoliaShutterstock.com / beibaoke Search Results Web results National Museum of Mongolia

Museum Sejarah Nasional terdiri dari tiga lantai, terdapat sejarah Mongolia, sejarah sejak awal era Neolitik hingga saat ini.

Baca juga: Pameran Leonardo Da Vinci di Museum Mandiri, Ini 5 Lukisan Wajib Kamu Lihat

Lantai pertama berisi pameran Zaman Batu di Mongolia seperti batu rusa, situs pemakaman dari zaman Hun dan Uighur, dan petroglif. Mongolia masih memiliki banyak situs arkeologi aktif.

Temuan signifikan terbaru yang dipamerkan adalah tiara yang ditampilkan di lantai pertama yang ditemukan di Ovorkhangai pada tahun 2011.

Lantai kedua didedikasikan untuk kelompok etnis Mongolia dengan pakaian tradisional, perhiasan, topi dan tutup kepala lainnya.

Pakaian tradisional Mongolia cukup mewah, unik dan beberapa di antaranya mengandung sekitar 25 kilogram perak. Lantai ketiga berisi perlengkapan tentara Mongol termasuk armor, gers berperabot, dan peralatan rumah tangga seperti pelana.

Akhirnya, aula terakhir menyimpan sejarah kontemporer Mongolia, yang paling baru adalah revolusi pada tahun 1990 yang memberi Mongolia kebebasan demokratis.

2. Kembali ke zaman dionosaurus di Museum Pusat Dinosaurus Mongolia

Museum Dinosaurus MongoliaShutterstock.com /beibaoke Museum Dinosaurus Mongolia

Gurun Gobi adalah media yang sempurna untuk fosil. Di sini, tulang dan telur dinosaurus ditemukan oleh penjelajah Amerika pada awal tahun 1920-an. Seorang penjelajah, khususnya, bernama Roy Chapman Andrews, menemukan sebagian besar tulang di Gobi.

Baca juga: Targetkan 40.000 Pengunjung, Mojosemi Hadirkan Dinosaurus Park

Temuan terpenting yang ditampilkan di museum ini adalah Tyrannosaurus Bataar. Bataar diselundupkan ke AS tetapi seorang hakim memutuskan untuk mengembalikannya ke Mongolia.

Ada dinosaurus lain dalam segala bentuk dan ukuran juga, seperti Protoceratops dan Velociraptors. Museum ini dibuka pada tahun 2016 dengan rencana lebih lanjut untuk memperluasnya menjadi pusat paleontologi.

3. Museum Intelektual Internasional

Museum yang unik ini mungkin agak terpencil bagi banyak pelancong, karena museum ini ditemukan di belakang bangunan yang ditinggalkan di bagian timur Ulaanbaatar. Mongolia telah memiliki sejarah panjang dalam membuat teka-teki, beberapa di antaranya berasal dari Abad Pertengahan.

Baca juga: Daftar 10 Mi Instan Korea Paling Enak, Cocok Jadi Oleh-oleh

Dikatakan bahwa beberapa teka-teki paling sulit di dunia berasal dari pencipta Mongolia. Salah satu teka-teki utama museum, misalnya, membutuhkan 56.831 gerakan untuk diselesaikan.

Wisatawan juga akan menemukan set unik seperti Shatar, catur versi Mongolia, atau teka-teki duri, terbuat dari kayu. Museum ini adalah karya otak dari "Penemu Terbaik di Mongolia" dan "Tokoh Budaya yang berjasa," Tumen Ulzii.

Ia lahir dari penggembala nomaden. Pada titik tertentu, ia jatuh cinta pada teka-teki, dan sisanya adalah sejarah.

Museum ini adalah tempat yang tepat untuk mengajar anak-anak tentang pemecahan masalah. Bahkan orang dewasa pun akan tertarik dan merasa betah di tempat ini.

4. Great Palace of Complete Joy

Great Palace of Complete Joy mongoliaAmnat Phuthamrong / Shutterstock.com Great Palace of Complete Joy mongolia

Gandantegchinlen adalah bukti pengaruh Tibet terhadap Mongolia. Dalam bahasa Tibet, itu berarti “Istana Besar Sukacita yang Lengkap.”

Bangunan ini terdiri dari tiga kuil, yang pertama Vajradhara dibangun pada tahun 1840, Zuu dibangun pada tahun 1869, dan Avalokitesvara dibangun pada tahun 1925.

Baca juga: Sebuah Kuil di Jepang Larang Turis Berkunjung, Ada Apa?

Sebuah kuil kemudian dibangun untuk menjaga sisa-sisa Jebtsundamba Khutuktu ke-8, yang sekarang menjadi perpustakaan biara. Itu tetap menjadi tempat suci bagi banyak umat Buddha, karena Dalai Lama ke-13 menjadikannya sebagai tempat tinggalnya pada tahun 1904.

Ciri yang paling berornamen adalah patung tembaga dengan 2.286 batu berharga dengan daun emas. Biara Gandantegchinlen saat ini menampung 150 biksu, dan dikembalikan ke kejayaannya pada tahun 1990.

5. Choijin Lama Temple Museum

Choijin Lama Temple Museum. SHUTTERSTOCK/TRUBA7113 Choijin Lama Temple Museum.

Kompleks Kuil Choijin Lama yang terdiri dari empat kuil berubah menjadi sebuah museum. Pembangunannya pada 1908, tetapi pada pertengahan 90-an, diubah oleh pemerintah Stalin menjadi museum.

Baca juga: Wisata Edukatif di Bogor, Tambah Ilmu di Museum Tanah dan Pertanian

Kuil utama menampilkan patung Buddha Sakyamuni. Ada juga banyak koleksi lukisan thangka, cetakan tangan Tengyurs dengan volume 226 dari Tibet, dan topeng tarian cham.

Sebagian besar dibawa oleh Bogd Khan dari perjalanannya ke negara Himalaya. Kuil Zuu dan Yidam masing-masing memiliki patung Buddha dan ruang doa. Kuil keempat didedikasikan untuk reinkarnasi pertama Boghda dari Mongolia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Trip101
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Travel Update
Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Travel Update
Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.