Kompas.com - 19/02/2020, 14:19 WIB
Pantai Timang, Yogyakarta. https://pesona.travelPantai Timang, Yogyakarta.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Virus corona yang menyebar di kawasan Asia berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan di Kawasan Pantai Gunungkidul, Yogyakarta.

"Iya menurun (jumlah wisatawan) sejak adanya virus corona sekitar tiga pekan terakhir," kata Pelaku wisata di Pantai Timang, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Wasiman saat dihubungi   kompas.com  melalui sambungan telepon Selasa (17/2/2020). 

Wasiman menjelaskan setiap hari rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pantai Timang mencapai 600 hingga 700 orang. Imbas wabah virus corona, saat ini jumlah kunjungan wisaman berkurang separuhnya.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Yogyakarta dengan Spot Foto yang Unik

 

Sebagian besar wisman yang berkunjung ke Pantai Timang berasal dari Malaysia, Korea, China, dan kawasan Asia lainnya. 

Mereka biasanya datang karena ingin mencoba gondola dan jembatan ke Pulau Karang. Selain itu, dikawasan Pantai Timang terkenal dengan olahan lobsternya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini Wasiman mengaku lebih banyak bergantung pada wisatawan lokal yang datang.

"Penurunan kunjungan lebih dari 50 persen dibandingkan hari biasa. Banyak yang cancel (membatalkan kuunjungan). Saat ini yang datang sebagian dari Melayu atau Malaysia,” kata Wasiman.

Flying Fox tradisional di Pantai Timang, Gunungkidul, Provinsi DI Yogyakarta.BARRY KUSUMA Flying Fox tradisional di Pantai Timang, Gunungkidul, Provinsi DI Yogyakarta.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, hingga saat ini belum ada catatan mengenai penurunan wisatawan asing.

Pihak dinas membedakan wisman dan wisatawan lokal dari tiket masuk ke obyek wisata yang berbeda.

"Untuk rata-rata setiap tahunnya antara 19 ribu hingga 23 ribu orang wisatawan asing. Mereka dari berbagai negara," ucap Hary.

Gunungkidul sendiri memiliki potensi besar untuk kunjungan wisman tepatnya yang menyukai wisata alam dan petualangan. Sebab Gunungkidul masuk dalam Gunungsewu Unesco Global Geopark.

Baca juga: Tips untuk Wisatawan agar Terhindar dari Klitih Saat di Yogyakarta

Untuk wilayah Gunungkidul terdapat 13 geosite yakni Gunung Api Purba Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Patuk. Kali Ngalang, Desa Ngalang, Gedangsari. Goa Cokro, Dusun Blimbing, Umbulrejo, Ponjong. Air Terjun Sri Gethuk,  Desa Bleberan, Playen. Goa Kali Suci, Desa Pacarejo, Semanu. Goa Jomblang, Desa Pacarejo, Semanu. 

Goa Pindul, Desa Bejiharjo, Karangmojo. Lembah Karst Mulo  Desa Mulo, Wonosari. Pantai Baron, Kukup, Krakal, Desa Kemadang, Desa Banjarejo, Desa Ngestirejo, Tanjungsari. Pantai Siung, Gunung Batur, Pantai Wediombo, Desa Purwodadi Tepus, Desa Balong, Desa Jepitu Girisubo. Hutan Wisata Turunan Desa Girisuko, Panggang. Hutan Wanagama Desa Banaran, Playen. Lembah Kering Sadeng  atau Bengawan Solo Purba, Desa Pucung, Girisubo.

"Kita terus berupaya menarik kunjungan wisata dari luar negeri," Kata Hary.

Baca juga: Geblek Pari di Yogyakarta, Restoran Tradisional Tepi Sawah



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Travel Update
Koral Restaurant Bali, Restoran Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor

Koral Restaurant Bali, Restoran Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor

Travel Update
Lebih Dari 1.100 Pekerja Wisata di Kota Batu Dirumahkan Akibat PPKM Darurat

Lebih Dari 1.100 Pekerja Wisata di Kota Batu Dirumahkan Akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kampung Wisata Petak Enam Jadi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Kampung Wisata Petak Enam Jadi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Travel Update
Cegah Varian Delta, Pengunjung Museum Smithsonian di AS Wajib Pakai Masker Lagi

Cegah Varian Delta, Pengunjung Museum Smithsonian di AS Wajib Pakai Masker Lagi

Travel Update
Jadwal Operasional MRT Jakarta Mulai 2 Agustus 2021, Selang Waktu Lebih Lama

Jadwal Operasional MRT Jakarta Mulai 2 Agustus 2021, Selang Waktu Lebih Lama

Travel Update
Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Travel Update
Pengaruh Selat Malaka bagi Sriwijaya, Jalur Perdagangan yang Jadi Rebutan

Pengaruh Selat Malaka bagi Sriwijaya, Jalur Perdagangan yang Jadi Rebutan

Jalan Jalan
Nasib Malang Sederet Fasilitas Bekas Olimpiade yang Terlupakan, Mana Saja?

Nasib Malang Sederet Fasilitas Bekas Olimpiade yang Terlupakan, Mana Saja?

Jalan Jalan
Nasib Sederet Tempat Bekas Olimpiade di Berbagai Negara yang Masih Digunakan, Seperti Apa?

Nasib Sederet Tempat Bekas Olimpiade di Berbagai Negara yang Masih Digunakan, Seperti Apa?

Jalan Jalan
Bukit Cendana, Padang Savana Tempat Berburu Golden Sunset di Sumba

Bukit Cendana, Padang Savana Tempat Berburu Golden Sunset di Sumba

Jalan Jalan
Raden Patah, Keturunan Majapahit yang Mendirikan Kerajaan Demak

Raden Patah, Keturunan Majapahit yang Mendirikan Kerajaan Demak

Jalan Jalan
Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X