Virus Corona Bikin Pariwisata Dunia Lesu

Kompas.com - 19/02/2020, 14:46 WIB
Wisatawan Indonesia berfoto bersama di pintu masuk Doi Tung Villa, Chiang Rai, Thailand. Fabian Januarius KuwadoWisatawan Indonesia berfoto bersama di pintu masuk Doi Tung Villa, Chiang Rai, Thailand.

"Saya berharap virus ini segera berakhir lah semuanya, kita harap bulan depan Maret dan April soalnya sudah banyak juga di berita yang sudah sembuh, sudah mereda semoga," lanjutnya.

Harapan tersebut juga diakui Bobby diiringi oleh upaya pemerintah Thailand dalam mengantisipasi virus corona yaitu hanya menutup penerbangan dari dan ke China.

Kata dia, Thailand tetap membuka diri untuk wisatawan dari berbagai negara hingga kini. Namun, ketika tiba di bandara akan ada pengecekan kesehatan yang lebih ketat.

"Sudah ada kesepakatan di beberapa negara Asia Tenggara bahwa kita juga masih welcome, yang tidak boleh masuk itu cuman dari China, jadi optimis masih bisa kejar wisatawan lainnya." paparnya.

Wisatawan Indonesia jadi incaran negara lain

Efek virus corona juga membuat pariwisata Uzbekistan beralih dari pasar China ke negara lain, contohnya Indonesia.

Terlebih dengan kemudahan yang ada melalui bebas visa, dan akses penerbangan langsung dari Indonesia ke Uzbekistan.

"Mulai tahun kemarin Indonesia ke Uzbekistan sudah bebas visa, jadi sudah banyak orang Indonesia pada mau ke sana, lalu ada direct flight dari Jakarta langsung ke ibu kota Uzbekistan Tashkent, tapi tetap transaksi wisata harus melalui travel agent dulu," jelasnya.

Selain itu, wisatawan Indonesia juga dinilai tertarik dengan Uzbekistan karena adanya makam Imam Al-Bukhari di sana. Mereka berkunjung untuk melakukan wisata religi di Uzbekistan.

Lanjutnya, wisatawan Indonesia juga mengagumi berbagai tempat sarat akan nilai sejarah di Uzbekistan.

Adapun ia menyebut empat tempat yang sering dikunjungi wisatawan Indonesia di antaranya kota-kota kuno seperti Tashkent, Bukhara, Samarkand, dan Khiva.

"Mereka berkunjung ke Uzbekistan karena mencari tempat yang tidak ada di Indonesia tapi ada di Uzbekistan," paparnya.

Baca juga: 37 Negara Bebas Visa untuk WNI, Jepang dan Jeju Island Termasuk

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X