Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/02/2020, 20:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wisatawan Indonesia suka bepergian ke Uzbekistan. Hal ini diungkapkan Manager Orient Mice Uzbekistan Salim Toshboev, di sela-sela acara TTC Travel Mart Jakarta 2020, Senin (17/2/2020).

"Sejak bebas visa tahun kemarin, sudah banyak orang Indonesia ke Uzbekistan, terus ada direct flight juga dari Jakarta ke Uzbekistan langsung turun di Taskhent," kata Salim kepada Kompas.com.

Baca juga: Asyik, Kini Turis Indonesia Bebas Visa 30 Hari ke Uzbekistan

"Jumlah wisatawan Indonesia ke Uzbekistan naik 70 persen pada tahun 2019," imbuh Salim saat dihubungi kembali oleh Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Menurutnya, salah satu tujuan orang Indonesia ke Uzbekistan untuk mengunjungi Makam Imam al-Bukhari di Samarkand. Makam ini juga telah menjadi salah satu tempat wisata religi umat Islam.

Selain berkunjung ke makam Imam al-Bukhari, orang Indonesia juga berkunjung ke beberapa kota di Uzbekistan seperti Tashkent (ibu kota Uzbekistan), Samarkand, Bukhara, dan Khiva.

"Kota-kota ini sangat otentik dan masih terawat sejak zaman dulu, sudah ada sekitar abad 15 dan 16. Masih ada masjid-masjid kunonya dan untuk orang Indonesia ini sangat menarik karena yang tidak ada di Indonesia ada di Uzbekistan. Terlebih dengan adanya empat musim di Uzbekistan," ujarnya.

Berikut empat kota wisata di Uzbekistan yang sering dikunjungi orang Indonesia:

Suasana jalanan di Tashkent, ibu kota Uzbekistan. SHUTTERSTOCK/MARINA RICH Suasana jalanan di Tashkent, ibu kota Uzbekistan.

1. Tashkent

Ibu kota Uzbekistan ini menjadi salah satu destinasi wisata yang biasa dikunjungi orang Indonesia.

Kota ini mempunyai tempat-tempat wisata bersejarah di antaranya Amir Timur Museum, Kukeldash Madrasah, Menara Tashkent, Khazret-Imam Mosque, Genuine Muskhafe-Usman Koran, Independence and Humanitarianism Monument, Zangiota, dan masih banyak lainnya.

Bagian dalam Amir Timur Museum di Tashkent, Uzbekistan. SHUTTERSTOCK/SEREE TANSRISAWAT Bagian dalam Amir Timur Museum di Tashkent, Uzbekistan.

Kota ini juga terkenal akan jalur sutera atau jalur perdagangan karena merupakan lokasi pemberhentian rute perdagangan dari Asia menuju Eropa selama berabad-abad.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+