Cara Membuat Perkedel Jagung Manado yang Renyah

Kompas.com - 20/02/2020, 14:07 WIB
Perkedel jagung khas Manado dan sambal roa. Dok. Shutterstock/ Ariyani TedjoPerkedel jagung khas Manado dan sambal roa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika berkunjung ke restoran khas Manado, salah satu makanan yang banyak disukai adalah perkedel jagung atau disebut juga bakwan jagung.

Makanan khas Minahasa ini sebenarnya disebut perkedel milu di kampung halamannya.

Perkedel jagung di restoran khas Manado terkenal memiliki tekstur super renyah. Rasanya manis dari jagung pipil dan gurih dari adonan tepung.

Koki di Four Points by Sheraton Manado, Chriswan Boham berbagi cara untuk membuat perkedel jagung khas Manado yang garing.

"Siapkan jagung pipil, dengan cara serut pakai pisau. Siapkan juga daun bawang dan bawang putih karena perkedel milu harus ada itu," jelas Chriswan.

Baca juga: Makan Makanan Manado Sepuasnya di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel

Perkedel jagung khas Minahasa disebutkan Chriswan memang royal dalam hal menggunakan daun bawang dan bawang putih. Dua bahan ini berguna untuk menimbulkan aroma sedap pada perkedel jagung.

Kunci untuk membuat perkedel jagung khas Minahasa ini jadi renyah menurut Chriswan ada pada komposisi tepung terigu dan tepung beras.

"Gunakan perbandingan sepuluh banding satu. Misalnya 100 gram tepung terigu berarti dicampur 10 gram tepung beras. Ingat tepung beras jangan terlalu banyak, nanti (perkedel jagung) jadi keras," ingat Chriswan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X