Kompas.com - 22/02/2020, 14:03 WIB
Big Mac, salah satu burger besar pertama di dunia, dengan dua potong daging sapi, saus spesial, selada, keju, acar timun, dan bawang dalam roti berwijen. KOMPAS.COM/gaby bunga saputraBig Mac, salah satu burger besar pertama di dunia, dengan dua potong daging sapi, saus spesial, selada, keju, acar timun, dan bawang dalam roti berwijen.

JAKARTA, KOMPAS.com - McDonald's Indonesia meluncurkan kampanye "Makin Kenal Makin Sayang" pada Jumat (21/2/2020).

Lewat kampanye ini McDonald Indonesia mengajak konsumen mengetahui lebih dalam perjalanan makanan yang dijual di gerai-gerai McDonald Indonesia.

Kampanye ini bertujuan untuk menciptakan kedekatan dan keterbukaan demi meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen.

"Kami pada dasarnya adalah sebuah restoran yang menjual makanan, karena itu penting bagaimana konsumen menikmati makanan," kata Marketing & Communications Director McDonald's Indonesia, Michael Hartono, dalam acara peluncuran kampanye Makin Kenal Makin Sayang di McDonald's Kemang, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Micahel mengatakan kampanye ini merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen dari McDonald's Iindonesia untuk memberi informasi yang tepat pada masyarakat. 

Kampanye Makin Kenal Makin Sayang berupa microsite yang beralamat di www.mcdonald.co.id/makinkenalmakinsayang

Ilustrasi konsumen memesan makanan di McDonalds Indonesia. Dok. Shutterstock/Gratsias Adhi Hermawan Ilustrasi konsumen memesan makanan di McDonalds Indonesia.

Dalam microsite tersebut, McDonald's Indonesia menceritakan bagaimana perjalanan makanan mulai dari memilih para pemasok berkaulitas, membantu dan mengawasi para peternak dan petani, distribusi, serta penyajian kepada konsumen.

Beberapa bagian terbilang menarik, khususnya ketika McDonald's Indonesia berbagai rahasia dapur.

Konsumen diberitahu dari mana asal daging sapi untuk patty Big Mac, mengapa French Fries McDonald's bisa garing, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Ayam Goreng Kesukaan BJ Habibie, Garingnya Beda!

Cerita disajikan lewat artikel penjelasan. Beberapa topik juga memiliki video yang apik, sehingga pembaca juga bisa melihat proses pembuatan makanan tersebut.

"McDonald's dikonotasikan sebagai fast food dan dianggap buruk. Cara kita menyajikan makanan memang cepat, tetapi bukan berarti menggunakan bahan makanan yang murahan," jelas Senior Director of Supply Chain & Quality Assurance McDonald's Indonesia, Bintang Aritonang.

Lewat kampanye ini, Bintang mengatakan McDonald's Indonesia juga menjelaskan bahwa mereka bekerja sama dengan pemasok bahan makanan untuk memberikan yang terbaik, menjaga keberlangsungan lingkungan, dan peduli akan komunitas.

Baca juga: Gado-gado Bon Bin, Kuliner Legendaris Jakarta Sejak 1960



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X