Efek Virus Corona, Toko di Singapura Berikan Durian Gratis

Kompas.com - 25/02/2020, 18:04 WIB
Toko durian di Singapura membagikan durian gratis kepada petugas medis. DOK. FACEBOOK YI LIU JI DURIANToko durian di Singapura membagikan durian gratis kepada petugas medis.

KOMPAS.com - Sejumlah toko makanan dan minuman di Singapura membagikan produk gratis untuk petugas medis. Salah satunya toko durian bernama Yi Liu Ji.

Baca juga: Waktu yang DIbutuhkan Pariwisata Singapura untuk Pulih dari Dampak Virus Corona

Melansir Mothership.sg, hal ini dilakukan dalam rangka memberikan semangat sekaligus bentuk terima kasih kepada para petugas dalam menjalankan tugas mereka menangani wabah virus corona.

Baca juga: Singapura Kehilangan Turis Asing Akibat Corona, Sebanyak Ini Kerugiannya...

Toko yang bernama Yi Liu Ji Durian ini mengumumkan pembagian durian gratis tersebut melalui akun Facebook-nya. 

Tak hanya dimakan di tempat, durian juga bisa dibawa pulang.DOK. FACEBOOK YI LIU JI DURIAN Tak hanya dimakan di tempat, durian juga bisa dibawa pulang.

Petugas medis akan dibagikan tiga buah durian per orang yang harganya setara 10 dolar Singapura atau sekitar Rp 100.000.

Baca juga: Industri Durian di Malaysia Terkena Dampak Wabah Virus Corona

Mereka cukup datang sembari menunjukkan kartu identitas petugas medis (healthcare pass) kepada kru Yi Liu Ji Durian. Durian ini bisa dibawa pulang maupun disantap langsung di tempat.

Cukup menunjukkan kartu identitas sebagai petugas medis bisa mendapat 3 durian gratis.DOK. FACEBOOK YI LIU JI DURIAN Cukup menunjukkan kartu identitas sebagai petugas medis bisa mendapat 3 durian gratis.

Sampai sejauh terdapat petugas kesehatan dari beberapa rumah sakit yang telah singgah. Di antaranya Choa Chu Kang Polyclinic, National University Hospital, dan Tan Tock Seng Hospital.

Pemillik toko tersebut berterima kasih kepada perawat-perawat yang sudah berkerja keras selama ini dalam mengurus pasien yang terkena virus corona.

Meskipun mereka punya risiko terinfeksi dan bahkan terkadang mendapatkan diskriminasi publik, perawat tetap bekerja selama berjam-jam demi membuat Singapura aman, seperti dilansir dari akun Facebook Yi Liu Ji Durian.

Meskipun hanya memberi sedikit durian, pemilik toko berharap dapat meningkatkan semangat kerja petugas kesehataan di saat darurat seperti sekarang.

Petugas kesehatan terlihat menikmati durian.DOK. FACEBOOK YI LIU JI DURIAN Petugas kesehatan terlihat menikmati durian.

Petugas medis di Singapura bisa datang ke toko ini pada 24-27 Februari 2020 pukul 10.00-23.00.

Mereka dihimbau untuk menghubungi toko melalui nomor WhatsApp yang tertera di postingan. Memastikan apakah stok durian masih ada.

Toko Yi Liu Ji Durian ini beralamatkan di 475 Choa Chu Kang Ave 3,Sunshine Place # 01-23.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X