Terkait Wisata Minat Khusus, Indonesia Hadapi Tantangan Ini...

Kompas.com - 29/02/2020, 07:07 WIB
Penyelam atau diver sedang menikmati keindahan bawah laut di perairan Wakatobi Dok. Humas Kementerian PariwisataPenyelam atau diver sedang menikmati keindahan bawah laut di perairan Wakatobi


JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia memiliki banyak potensi terkait wisata minat khusus. Namun masih banyak tantangan terkait promosi untuk wisata minat khusus dan quality tourism yang harus dihadapi Indonesia.

Baca juga: Krui, Destinasi Wisata Jagoan Lampung dengan Segudang Potensi

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani, masalah Indonesia dalam hal wisata minat khusus adalah pemasarannya.

"Misalnya Australia, jumlah turisnya hanya 9 juta tapi spending besar, mencapai 32 juta dolar Amerika," ujar Haryadi ketika ditemui dalam acara Quality Tourist, Super Priority Destinations, Wonderful Indonesia, Jumat(28/2/2020).

Baca juga: Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Masalah promosi yang dialami Indonesia dianggap Haryadi karena strategi yang tidak tepat sasaran.

Salah satu karakter wisatawan berkualitas, mereka berasal dari kalangan eksklusif yang ceruk pasarnya kecil. Sehingga dibutuhkan materi promosi yang juga eksklusif dan tepat sasaran.

Baca juga: Cerita dari Kain Tenun Wakatobi

"Karena sangat segmented, tidak semua orang bisa jual. Sejauh ini yang saya lihat masih banyak orang asing yang jago di quality tourism ini," tutur Haryadi.

"Misal Wakatobi itu dikelola orang Swiss. Lalu Pulau Nikhoi di Bintan, dikelola orang Amerika," lanjutnya.

Haryadi Sukamdani dan Hermawan Kartajaya dalam acara diskusi strategis Quality Tourist, Super Priority Destinations, Wonderful Indonesia, Jumat (28/2/2020) acara diskusi SYIFA NURI KHAIRUNNISA Haryadi Sukamdani dan Hermawan Kartajaya dalam acara diskusi strategis Quality Tourist, Super Priority Destinations, Wonderful Indonesia, Jumat (28/2/2020) acara diskusi

Padahal menurut Haryadi, niche market untuk wisata minat khusus ini sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Indonesia memiliki cukup banyak potensi untuk quality tourism.

Haryadi mengatakan, bahwa pemasaran yang dilakukan pemerintah masih belum terfokus pada pasar khusus tersebut.

Ia mencontohkan saat fenomena gerhana matahari yang terjadi beberapa tahun lalu di Indonesia, ia yang saat itu sedang berada di Belitung, kebanyakan wisatawan yang datang untuk melihat fenomena tersebut adalan wisatawan mancanegara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sunyi Bunyi, Lukisan Enam Kisah Obyek Bersejarah di Karawang

Sunyi Bunyi, Lukisan Enam Kisah Obyek Bersejarah di Karawang

Jalan Jalan
Tour de Borobudur Kembali Digelar, Ajak Pesepeda dari Ragam Profesi

Tour de Borobudur Kembali Digelar, Ajak Pesepeda dari Ragam Profesi

Whats Hot
Cari Hotel Murah? Ada Promo Hotel Mulai Rp 99.000 dari Tiket.com

Cari Hotel Murah? Ada Promo Hotel Mulai Rp 99.000 dari Tiket.com

Promo Diskon
Promo Staycation di Palembang, Hotel Berbintang Hanya Rp 300.000

Promo Staycation di Palembang, Hotel Berbintang Hanya Rp 300.000

Promo Diskon
Travel Agent TN Tanjung Puting Terpaksa Jual Kelotok, Babak Belur Dihantam Pandemi

Travel Agent TN Tanjung Puting Terpaksa Jual Kelotok, Babak Belur Dihantam Pandemi

Whats Hot
Wisata Banjarmasin Ditarget Tutup Sampai Akhir Tahun

Wisata Banjarmasin Ditarget Tutup Sampai Akhir Tahun

Whats Hot
KAI Bagi-bagi Tiket Gratis dan Diskon 75 Persen, Simak Cara Dapatnya

KAI Bagi-bagi Tiket Gratis dan Diskon 75 Persen, Simak Cara Dapatnya

Promo Diskon
Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Whats Hot
Di Mana Bandara Paling Sibuk Selama Pandemi Covid-19?

Di Mana Bandara Paling Sibuk Selama Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Wisata ke Pantai Duta Wisata Lampung, Beli Ikan Segar dari Nelayan

Wisata ke Pantai Duta Wisata Lampung, Beli Ikan Segar dari Nelayan

Jalan Jalan
Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Jalan Jalan
Dilarang Berenang, Ini Aktivitas Wisata Menarik di Pantai Goa Cemara

Dilarang Berenang, Ini Aktivitas Wisata Menarik di Pantai Goa Cemara

Travel Tips
Dilarang Berenang di Pantai Selatan Yogyakarta, Apa Alasannya?

Dilarang Berenang di Pantai Selatan Yogyakarta, Apa Alasannya?

Whats Hot
Catat, Ini Sanksi Pendaki Gunung Sindoro jika Buang Sampah Sembarangan

Catat, Ini Sanksi Pendaki Gunung Sindoro jika Buang Sampah Sembarangan

Whats Hot
Benarkah Pendaki Gunung Sindoro Wajib Bawa Surat Kesehatan dari Basecamp?

Benarkah Pendaki Gunung Sindoro Wajib Bawa Surat Kesehatan dari Basecamp?

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X