Jangan Batalkan Pendaftaran saat Salah Input di Antrian Paspor Online, Kenapa?

Kompas.com - 03/03/2020, 07:29 WIB
Tampak aplikasi Antrian Paspor di Google PlayStore bagi pengguna Android yang memungkinkan pemohon paspor mendaftar permohonan paspor secara online. Sistem baru ini meminimalisir antrean pemohon paspor yang biasanya menumpuk di kantor-kantor Imigrasi. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Tampak aplikasi Antrian Paspor di Google PlayStore bagi pengguna Android yang memungkinkan pemohon paspor mendaftar permohonan paspor secara online. Sistem baru ini meminimalisir antrean pemohon paspor yang biasanya menumpuk di kantor-kantor Imigrasi.


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemohon paspor yang ingin melakukan perpanjangan paspor kerap menemukan keanehan pada aplikasi Antrian Paspor Online.

Mereka mengeluh karena bingung antrean online tersebut untuk perpanjangan atau justru membuat paspor baru.

Jika menemui kesalahan dan kebingungan seperti itu, sebaiknya jangan melakukan pembatalan antrean.

Baca juga: Ada Tiga Jenis Paspor Indonesia, Apa Saja?

Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat Sigit Adikya Putra mengimbau pemohon tidak langsung membatalkan jika menemukan kesalahan tersebut.

"Nah ini tahapan terakhir dari Apapo, jadi ada pilihan permohonan paspor baru dan penggantian paspor," kata Sigit ketika ditemui di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

"Biasanya orang tidak meng-klik pilihan tersebut, maunya yang paspor baru atau penggantian? Awal-awal banyak kejadian seperti itu," lanjutnya.

Baca juga: Alur Pembuatan Paspor, Simak Langkah-langkahnya

Kesalahan-kesalahan tersebut kerap ia temukan saat pemohon salah meng-klik atau tidak memerhatikan kolom pilihan pada tahap akhir.

Sigit melanjutkan, pemohon yang terlanjur bingung pada saat itu langsung melakukan pembatalan. Padahal, lanjutnya, akan terjadi penguncian akun selama 30 hari ke depan jika pembatalan dilakukan.

"Jadi dia tidak bisa mengakses untuk mendapatkan kuota lagi selama 30 hari," ujarnya.

Baca juga: Cara Buat Paspor Anak Tahun 2020, Ini Syarat dan Dokumennya

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X