Kompas.com - 03/03/2020, 09:44 WIB
Wisatawan menyaksikan komodo di habitat aslinya BBC News IndonesiaWisatawan menyaksikan komodo di habitat aslinya

 

Target tahun 2021

Perihal lini masa implementasi kebijakan ini, Shana mengatakan, semuanya masih perlu dikelola dengan matang lebih dahulu.

“Target tahun lalu itu kita bentuk SK-nya. Kemudian tahun ini bulan Mei kita akan kembangkan konsep pariwisata premium bahari berkelanjutan kelas dunia itu," kata Shana.

"Mungkin tahun depan 2021 baru bisa diimplementasikan. Lalu tahun depannya lagi di 2022 baru bisa berjalan maksimal," lanjutnya.

Baca juga: Pulau Komodo Disarankan Terbuka untuk Umum, Bukan Wisata Super Premium

Sebelumnya, kabar mengenai konsep wisata eksklusif Labuan Bajo telah bergulir sejak Oktober 2019. Harga tiket masuk ke kawasan Pulau Komodo diberitakan akan mengalami kenaikan signifikan.

Kabar tersebut sangat tidak disetujui oleh banyak pelaku pariwisata dan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Harian ASITA Cabang Manggarai Barat, Donatus Matur pada Jumat (25/10/2019).

"Pariwisata Flores harus dikembangkan bersama Badan Otorita Pariwisata, bukan hanya berpusat di Labuan Bajo saja. Selama ini hanya seputar Labuan Bajo yang diperhatikan sementara destinasi di desa-desa tak pernah dibicarakan oleh pemerintah," tutur Donatus.

Baca juga: Komodo Terus Memikat Turis, Kunjungan Turis Asing ke Labuan Bajo Naik

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio telah menanggapi hal ini. Ia menjawab kekhawatiran masyarakat lokal dengan mengatakan bahwa hal tersebut akan diantisipasi pemerintah dengan membangun infrastruktur termasuk airport dan hotel di sana.

“Super premium di Labuan Bajo, saya melihat bahwa pemerintah bangun airport dengan landasan lebih panjang, hotel juga dibangun sangat banyak di sana. Artinya turis pasti akan lebih banyak dan bisa jual lebih mahal," kata Wishnutama dalam acara Indonesian Tourism Summit 2019 di Upperroom Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.