Kompas.com - 03/03/2020, 10:41 WIB
ERUPSI GUNUNG MERAPI. Letusan Gunung Merapi terlihat dari Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Gunung Merapi meletus pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6000 meter dengan status waspada. ANTARA FOTO/Irma/pras. ERUPSI GUNUNG MERAPI. Letusan Gunung Merapi terlihat dari Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Gunung Merapi meletus pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6000 meter dengan status waspada. ANTARA FOTO/Irma/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Merapi kembali erupsi pagi tadi sekitar pukul 05.22 WIB. Letusan tersebut terpantau mengeluarkan awan panas dan kolom abu.

Lantas bagaimana kondisi di sekitar Gunung Merapi?

"Kalau untuk (tempat wisata) wilayah selatan, termasuk Kaliurang dan Cangkringan, itu masih aman," ujar Kepala Subbagian Tata Usaha Taman Nasional Gunung Merapi Akhmadi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/3/2020).

Baca juga: Selain Mendaki, Ini 6 Alternatif Tempat Wisata Sekitar Gunung Merapi

Akhmadi melanjutkan, daerah wisata tersebut termasuk radius aman, karena berada di luar radius 3 km.

"Fasilitas wisata kami berada di radius lebih kurang di atas 7 km," kata Akhmadi.

Akhmadi menuturkan, berdasarkan pantauan terakhir, setelah erupsi tadi pagi beberapa wilayah yang terdampak hujan abu dan pasir hanya wilayah timur, termasuk Kecamatan Musuk, Cepogo, dan Selo di Boyolali.

Baca juga: Pendakian Gunung Merapi Ditutup, Ini 4 Obyek Wisata Alternatif Selain Mendaki

Sementara itu, Akhmadi menuturkan tindakan preventif kepada wisatawan yang sedang dan akan berkunjung ke beberapa tempat wisata di sekitar Gunung Merapi belum harus dilakukan.

Kendati demikian, pantauan lebih lanjut akan tetap berlangsung dari seluruh pos penjagaan yang ada di sana.

"Kalau misal ada letusan, pasti akan kita tutup (jalur masuk ke kawasan Gunung Merapi dan tempat wisata di sekitarnya) untuk sementara semuanya. Pengunjung yang ada di dalam akan kita bawa keluar," kata Akhmadi.

Baca juga: Akhir Pekan di Yogyakarta, 5 Tempat Wisata Sekitar Gunung Merapi

Sementara untuk jalur pendakian, Akhmadi mengatakan, seluruh jalur yang ada hingga saat ini masih ditutup sejak Mei 2018.

Penutupan tersebut masih berlangsung karena hingga saat ini Gunung Merapi masih dalam status waspada.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Travel Update
Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Travel Update
Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Travel Update
Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Travel Update
Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Jalan Jalan
Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Travel Update
5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

Jalan Jalan
6 Tips Wisata di Bali saat Kuningan, Cari Kenalan Orang Bali

6 Tips Wisata di Bali saat Kuningan, Cari Kenalan Orang Bali

Travel Tips
Restoran di Jakarta Sambut Buka Bersama di Tengah Pandemi Covid-19

Restoran di Jakarta Sambut Buka Bersama di Tengah Pandemi Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X