Kompas.com - 04/03/2020, 22:24 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Berwisata di Yogyakarta, kamu bisa glamping di Nira Camper Village. Sebuah penginapan dengan konsep bubble tent pertama di Yogyakarta.

Konsep bubble tent ini diadaptasi dari maraknya penginapan serupa di Bali. Sang pemilik, Lukman Arianton, mengaku sejak dibuka pada Oktober 2019 lalu, antusiasme masyarakat ternyata begitu besar.

Baca juga: Nira Camper Village, Glamping Bubble Tent Pertama di Yogyakarta

Sensasi menginap di tengah sawah dan tidur langsung menghadap bintang-bintang dengan pemandangan 360 derajat di tengah alam jadi salah satu yang ditawarkan.

“Segmennya itu orang-orang yang bosan menginap di hotel. Ketika mereka cari yang semi-outdoor, kami ada. Kalian bisa menginap di bubble, bisa tidur sambil melihat bintang kalau musim kemarau lagi cerah,” tutur Lukman ketika dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Weekend di Yogyakarta, Ini 7 Tempat Wisata Instagramable ala Luar Negeri

“Itu benar-benar terbuka, enggak ada yang tertutup kecuali kamar mandi. View depannya itu sawah. 500 meter di sekeliling Nira itu enggak ada rumah sama sekali. Di sana tempat yang cocok kalau ingin kabur dari kota,” lanjutnya.

Selain menginap, kamu juga bisa melakukan berbagai aktivitas di Nira Camper Village.

Baca juga: Satu Lagi Hotel Bintang Lima di Kawasan Malioboro, Yogyakarta

Bersepeda keliling sawah

Pertama, kamu bisa bersepeda keliling area sekitar Nira dan terus ke area perkampungan dan persawahan warga.

“Kalau untuk kegiatan kami menyediakan sepeda. Itu gratis sudah termasuk fasilitas kami. Pagi paling enak memang bersepeda di Nira. Rute sepeda nanti melewati tengah sawah, perkampungan, dan kembali ke Nira,” tutur Lukman.

Mancing di sawah

“Kalau ingin coba mancing juga bisa. Kami sediakan alat pancing juga. Nanti bisa mancing di area sawah. Lebih ke mancing ikan sawah yang kecil-kecil itu di sawah warga. Enggak apa-apa karena kami dan warga sudah sangat dekat dan kerjasama,” lanjutnya.

Ikut bertani bersama warga

Selain aktivitas seperti itu, di waktu-waktu tertentu kamu juga bisa mencoba ikut kegiatan tanam dan panen warga di sawah sekitar Nira.

Namun memang waktunya tak menentu, untuk waktu tanam terdekat adalah bulan April.

Menyaksikan sunrise & sunset

Lalu aktivitas lain yang wajib kamu lakukan ketika ke Yogyakarta adalah melihat momen sunrise.

Nira Camper Village juga memiliki aktivitas itu. Dengan membayar Rp 350.000 saja, kamu bisa melihat sunrise di Gunung Merapi.

“Nanti berangkat 04.30 dari Nira dijemput pakai jeep. Sunrise di Merapi lalu turun kembali jam 07.00 sudah kembali,” kata Lukman.

Selain sunrise, kamu juga bisa melihat momen sunset. Kali ini gratis, tak jauh dari Nira tepatnya di satu spot khusus di tengah sawah.

Spot tersebut jadi tempat terbaik untuk melihat sunset menurut Lukman.

Bubble tent di Nira Camper VillageDok. Nira Camper Village Bubble tent di Nira Camper Village

Menurut Lukman, aktivitas tersebut paling cocok dilakukan pada Juli sampai September karena sedang musim kemarau, langit jadi cerah.

Jika sedang musim hujan seperti ini, banyak tamu yang memilih untuk bersantai di dalam bubble tent.

Ada juga area living room di Nira Camper Village terdapat smart TV dengan fasilitas bean bag yang nyaman. Para tamu biasanya memilih untuk bersantai bersama keluarga dan menonton film di sana.

Barbekyu

Tak itu saja, di malam hari juga ada aktivitas barbekyu yang sudah termasuk ke dalam tarif menginap. Para tamu akan diberikan bahan berupa sate sosis, bakso, dan jagung.

Sejauh ini, Nira Camper Village baru memiliki satu area saja. Namun beberapa bulan ke depan Lukman mengaku akan melakukan pengembangan dari sisi bangunan, fasilitas, maupun aktivitas.

“Nanti bulan Maret tanggal 21 kami akan menyediakan dua area. Jadi dua area ini bisa direservasi oleh dua tamu. Bisa maksimal empat bubble tent,” tutur Lukman.

Bakal ada kelas memasak

Lalu soal penambahan aktivitas, Lukman mengaku sedang menggodok beberapa hal untuk dijadikan program baru.

Salah satunya adalah kerja sama dengan salah satu warga desa yang ahli dalam hal tanaman.

“Dia mengerti segala jenis tanaman yang bisa dimasak. Dia juga ahli bikin kombucha. Kemarin beberapa tamu kita ajak ke sana, ternyata antusias,” jelas Lukman.

Nantinya, program ini bisa dibentuk seperti kelas memasak makanan sehat atau kelas membuat kombucha.

Bahkan bisa juga kelas bercocok tanam. Ia mengaku program ini mungkin akan diluncurkan pada bulan Mei setelah lebaran nanti.

Sejauh ini, peminat yang ingin menginap di Nira Camper Village cukup banyak. Pada bulan Maret dan April ini saja pemesannya sudah cukup ramai. Kamu disarankan untuk melakukan reservasi secepat mungkin.

Nira Camper Village terletak di Kregen, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Terletak sekitar 21 km dari pusat kota, kamu bisa menempuh perjalanan menggunakan mobil selama 45 menit dari Stasiun Tugu Yogyakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.