Simore Peak, Tempat Wisata Baru di Sulawesi Utara

Kompas.com - 05/03/2020, 07:30 WIB
Simore Peak Sulawesi Utara Weny Kohongia/ Simore PeakSimore Peak Sulawesi Utara

KOMPAS.com - Pesona Sulawesi bukan hanya pantai, melainkan juga pemandangan perkebunan hingga pegunungan yang menyimpan keindahan dan bisa dijadikan destinasi saat berlibur di Sulawesi.

Salah satu destinasi yang bisa disambangi adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Destinasi tersebut memiliki pesona perbukitan tersembunyi, Simore Peak.

Simore Peak merupakan tempat wisata yang terletak di Gunung Pilar, Jalan Perkebunan Desa Mokoditek, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. 

Baca juga: Ini 7 Alasan Utama Mengapa Harus Wisata ke Sulawesi Utara

"Simore" dalam bahasa Manado berarti gembira, sedangkan "Peak" dari bahasa Inggris merujuk pada lokasinya yang berada di puncak bukit.

Oleh karena itu, Simore Peak ingin menjadikan sebuah puncak kegembiraan bagi pengunjung dan masyarakat.

Simore Peak Sulawesi UtaraWeny Kohongia Simore Peak Simore Peak Sulawesi Utara
Simore Peak menawarkan pemandangan pegunungan, perkebunan, dan laut yang menjadi pesona tersembunyi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Pemilik Simore Peak, Weny Kohongia, mengatakan, Simore merupakan awal dari wirausaha sosial rintisannya. 

Baca juga: Imbas Virus Corona Bukan Kiamat bagi Pariwisata Sulawesi Utara?

Dalam menjalankan usahanya, Weny melibatkan petani dan nelayan setempat untuk mengisi berbagai kebutuhan.

Ada yang menjadi penyedia layanan transportasi (mobil, motor, dan perahu), juru masak, pemandu, dan lainnya. Konsep ini dikenal dengan nama pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism (CBT).

 

Disukai wisatawan Eropa

Simore Peak Sulawesi Utara Weny Kohongia Simore Peak Simore Peak Sulawesi Utara
Mayoritas pengunjung ke Simore Peak adalah wisatawan Eropa yang melakukan perjalanan dari Manado menuju Togean, melalui Gorontalo, atau sebaliknya.

Para pengunjung dari Eropa disebut menikmati keindahan alam serta ketenangan suasana dan keramahan penduduk setempat.

Oleh karena itu, Simore Peak disebut-sebut sebagai jangkar atau alasan utama wisman berkunjung ke Bolaang Mongondow Utara, meskipun fasilitas masih sangat terbatas--pondok perkebunan tanpa listrik.

Baca juga: Gaya Perjalanan Wisatawan China Saat di Sulawesi Utara

Weny berharap status Manado sebagai salah satu destinasi prioritas semakin membuka peluang dan meningkatkan jumlah kunjungan, baik wisatawan nusantara ataupun mancanegara.

 

Dorong pembangunan

Simore PeakSimore Peak Simore Peak
Selain pemberdayaan masyarakat, keamanan dan kelestarian lingkungan menjadi perhatian utama yang selalu dikomunikasikan kepada masyarakat melalui pemerintah desa.

Ke depannya, Simore berharap dapat menjadi stimulan bagi pengusaha untuk berinvestasi di Bolmut sehingga tercipta lapangan pekerjaan baru.

Baca juga: Berpetualang Lidah ke Sulawesi Utara, Ada Apa Saja?

Weny mengungkapkan, selama setahun ini Simore Peak sudah melakukan tes pasar sekaligus mengamati kekuatan dan kelemahan destinasi.

"Potensi ada, tetapi salah satu kendala terbesar adalah minimnya sosialisasi tentang pemanasan global," kata Weny.

"Akibatnya, masalah lingkungan seperti sampah plastik, minimnya sistem pengelolaan sampah, serta kebakaran lahan masih lazim ditemui," lanjutnya.

 

Simore PeakSimore Peak Simore Peak
Di sisi lain, Weny turut mengapresiasi komitmen pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

"Simore masih jauh dari sempurna, tidak mudah membangun di tengah keterbatasan infrastuktur dan tenaga profesional," kata Weny.

Sejauh ini, lanjut Weny, Simore telah membuat jalan tanah dan sarana air bersih, sedangkan listrik belum tersedia.

Baca juga: 5 Wisata di Sulawesi Utara, Bintang Baru Pariwisata Indonesia Versi Jokowi

Sementara itu, pemerintah desa setempat juga telah memperbaiki jalan perkebunan, meskipun tanahnya mudah tergali saat hujan karena belum diaspal.

"Semoga seiring waktu kami dapat meningkatkan fasilitas dan layanan serta berkontribusi positif untuk masyarakat dan pariwisata Indonesia," pungkas Weny.

Baca juga: Begini Karakter Wisatawan Mancanegara yang Liburan di Sulawesi Utara

Tertarik berkunjung ke Simore Peak?

Simore Peak dapat dijangkau dengan perjalanan darat dari Gorontalo dan Manado. Bandara terdekat dari Simore adalah Djalaluddin Gorontalo (3 jam perjalanan) dan Sam Ratulangi Manado (6 jam perjalanan).

Tersedia penerbangan langsung dari Bali, Jakarta, dan Singapura ke Manado, serta dari Jakarta dan Makassar ke Gorontalo.

Pelabuhan terdekat adalah Pelabuhan Kwandang, Gorontalo, dan Bitung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lion Air Kembali Terbang, Ini Syarat Wajib Penumpangnya

Lion Air Kembali Terbang, Ini Syarat Wajib Penumpangnya

Travel Tips
10 Camilan ala Disney Park Gampang Dibuat di Rumah, Pernah Bikin yang Mana?

10 Camilan ala Disney Park Gampang Dibuat di Rumah, Pernah Bikin yang Mana?

Makan Makan
Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X