Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saatnya Liburan ke Purwakarta, Bakal Ada Desa Wisata Baru

Kompas.com - 05/03/2020, 08:01 WIB
Andra Prabasari,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Purwarkarta berencana menambah satu desa wisata baru di Kecamatan Kiarapedes.

Adapun saat ini, Purwakarta baru memiliki satu desa wisata di Kampung Tajur, Pesanggrahan, Kecamatan Bojong.

"Kami berencana menambah satu desa wisata lagi," kata Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Irfan Suryana, dilansir dari Antara, Minggu (17/2/2020).

Baca juga: Weekend di Purwakarta Modal Rp 150.000-an, Itinerary Kuliner sampai Wisata Kekinian

Kampung tersebut tengah dikaji dari segi kelayakan dan kriteria desa wisata oleh Pemkab Purwakarta.

Namun, dilihat dari kriteria desa wisata, salah satu kampung di kecamatan itu sebenarnya sudah memenuhi kriteria, yakni menonjolkan kearifan lokal. 

Baca juga: Liburan ke Purwakarta, Bisa Naik KA Walahar Express dari Stasiun Kramat Jakarta

Kampung Tajur PurwakartaPemkab Purwakarta/purwakartakab.go.id Kampung Tajur Purwakarta
"Memang intinya, desa yang ingin masuk desa wisata itu mesti menonjolkan kearifan lokal, sehingga bisa memberikan pendapatan ke masyarakat sekitar juga BUMDes," kata Irfan.

Desa wisata dibentuk sebagai bagian dari upaya mengimplementasikan instruksi Kementerian Pariwisata terkait desa wisata sebagai destinasi wisata.

Baca juga: 5 Oleh-oleh Khas Purwakarta yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Menurut Irfan, keberadaan desa wisata di Kampung Tajur selama ini cukup positif. Perekonomian masyarakat tumbuh seiring dengan tingginya pengunjung desa wisata.

Pengunjung ke Kampung Tajur setiap pekannya tidak kurang dari 50 orang, dan pengunjung yang datang rombongan tak kurang dari 200 orang setiap pekannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com