Kompas.com - 05/03/2020, 09:10 WIB
Ilustrasi paspor Indonesia. SHUTTERSTOCK/TEMITIMANIlustrasi paspor Indonesia.


JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat yang ingin membuat paspor baru atau mengganti paspor sebaiknya memerhatikan jadwal pembukaan kuota antrean paspor online.

Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat Sigit Adikya Putra mengatakan, jadwal pembukaan kuota antrean paspor online digelar serentak oleh 33 Kanwil Kementerian Hukum dan HAM di seluruh Indonesia.

"Waktunya itu setiap Jumat mulai dari pukul 14.00 waktu setempat hingga Minggu pukul 16.00," kata Sigit kepada Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Kapan Sebaiknya Mengganti Paspor?

Lanjut Sigit, jika terjadi keterlambatan jadwal, masyarakat bisa memantau akun antrean paspor online secara berkala, dan bisa juga melalui akun media sosial masing-masing Kantor Imigrasi.

Masyarakat bisa juga melakukan pemantauan seperti update ketersediaan kapasitas antrean dan informasi pembukaan kuota antrean pada akun-akun media sosial tersebut.

Sigit menambahkan, jika suatu waktu aplikasi Antrean Paspor Online sulit diakses, hal ini karena banyaknya traffic pemohon yang mengakses aplikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bukan Perpanjangan, tapi Penggantian Paspor, Kenapa?

"Sehingga menyebabkan kendala dan sulit akses, dan ketika pemilihan jenis antrean pemohon seringkali secara otomatis jenis antreannya berbeda dengan jenis antrian yang dibutuhkan," kata Sigit.

"Misalnya ingin membuat paspor baru, tapi malah menjadi antrean untuk penggantian paspor," jelasnya.

 

Paspor IndonesiaTHINKSTOCK Paspor Indonesia
Kendati demikian, Sigit mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir. Masyarakat tetap bisa terlayani permohonan paspor atau penggantian paspornya asalkan tidak membatalkan proses antrean paspor online.

"Jadi jangan sekali-sekali membatalkan atau meng-cancel, pemohon yang mengalami kendala tersebut, kami arahkan untuk tetap melanjutkan antrean permohonan paspor," kata Sigit.

"Ketika pemohon datang ke Kantor Imigrasi sesuai jadwal yang sudah dipilih mohon segera infokan kepada petugas jenis permohonan paspor yang benar agar dapat direvisi petugas," tambahnya.

Baca juga: Ganti Paspor Biasa ke Elektronik, Bagaimana Caranya?

Seperti diketahui, masyarakat yang ingin melakukan pembuatan paspor baru atau penggantian paspor dapat terlayani jika sudah mendaftar antrean paspor online melalui aplikasi.

Pemohon paspor dapat terlebih dulu mengunduh aplikasi tersebut di Google Play Store atau AppStore.

Untuk selanjutnya, pemohon bisa mengikuti langkah-langkah yang telah tersedia hingga mendapatkan barcode yang wajib dibawa ketika kedatangan ke Kantor Imigrasi pilihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.