Marriott International Adakan Kompetisi Masak, Dukung Pariwisata Bali Baru

Kompas.com - 05/03/2020, 21:04 WIB
Kupat Tahu Tauco, salah satu hidangan yang dibuat oleh Chef Prassetyo Syahrul Ramdani dari Sheraton Gran Jakarta yang berhasil masuk jadi tiga besar kompetisi Ayo Makan SYIFA NURI KHAIRUNNISAKupat Tahu Tauco, salah satu hidangan yang dibuat oleh Chef Prassetyo Syahrul Ramdani dari Sheraton Gran Jakarta yang berhasil masuk jadi tiga besar kompetisi Ayo Makan

JAKARTA, KOMPAS.com - Marriott International kembali dengan program Ayo Makan by Marriott Bonvoy.

Program ini merupakan program kuliner tahunan yang sudah dilakukan sejak empat tahun terakhir yang menyatukan hotel, chef, dan tamu dalam pengalaman kuliner Indonesia yang otentik.

Baca juga: Cara Masak Bibimbap Halal ala Chef Jun

“Awalnya kami memulai Ayo Makan ini sebagai promosi untuk bulan Ramadhan. Tahun lalu programnya bertemakan Street Food, lalu tahun ini kami ingin ikut mendukung inisiatif pemerintah soal 10 Bali Baru,” ujar Ramesh Jackson, Market Vice President Marriott International untuk Indonesia.

Kampanye 10 Bali Baru yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 2016 ini mempromosikan lima destinasi super prioritas yakni Likupang, Mandalika, Borobudur, Danau Toba, dan Labuan Bajo.

Baca juga: 10 Obyek Wisata Instagramable di 10 Destinasi Bali Baru

“Akhirnya kami pun memutuskan tiga hal yang ingin kami capai di tahun ini. Pertama, membawa Ayo Makan ke level selanjutnya. Kedua, mempromosikan bakat-bakat chef lokal. Dan ketiga, mempromosikan destinasi wisata super prioritas Indonesia,” jelas Ramesh Jackson dalam acara kompetisi final Ayo Makan, The Westin Jakarta, Selasa (3/3/2020).

 

Para chef yang berkompetisi di program Ayo Makan by Marriott Bonvoy bersama dewan juri dan penyelenggara kompetisiSYIFA NURI KHAIRUNNISA Para chef yang berkompetisi di program Ayo Makan by Marriott Bonvoy bersama dewan juri dan penyelenggara kompetisi
Ayo Makan pada tahun ini melibatkan 50 chef dari berbagai hotel Marriott di Indonesia. Secara total, ada 23 merek Marriott di Indonesia saat ini.

Para chef ini sejak Februari lalu telah melalui proses brainstorming serta perencanaan makanan yang akan mereka sajikan.

Dari 50 peserta, disaring lagi menjadi 10 besar finalis yang bertanding langsung di The Westin, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Para chef ini harus memasak dua sajian yang berasal dari lima destinasi super prioritas tersebut.

Dalam babak final ini, 10 chef tersebut harus memasak dan menyajikan makanan mereka untuk dicicipi oleh para juri.

Chef Prassetyo Syahrul Ramdani dari Sheraton Gran Jakarta sedang menata hidangan yang ia buat untuk penilaian kompetisi Ayo MakanSYIFA NURI KHAIRUNNISA Chef Prassetyo Syahrul Ramdani dari Sheraton Gran Jakarta sedang menata hidangan yang ia buat untuk penilaian kompetisi Ayo Makan

 

Tim juri yang terdiri dari perwakilan Marriott International dan Chef Rinrin Marinka akan langsung memilih tiga pemenang.

“Indonesia bukan hanya sekadar nasi goreng, tapi lebih dari itu. Ini jadi kesempatan yang sangat bagus untuk memperkenalkan makanan tradisional Indonesia, mengetahui cerita di balik masing-masing hidangan,” tutur Raheel Ahmad, Culinary Director, APEC (Asia Pacific Excluding China) Marriott International.

Hidangan dari ketiga pemenang ini nantinya akan ditampilkan di semua hotel yang berpartisipasi di Indonesia bersama dengan masing-masing signature menu hotel selama bulan Ramadan dari April hingga Mei 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X