Saatnya Liburan ke Bali, Hotel-hotel Tawarkan Promo dan Tarif Lebih Murah

Kompas.com - 07/03/2020, 15:07 WIB
Prosesi upacara Melasti di Pura Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/3/2019). Upacara Melasti dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019 KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGProsesi upacara Melasti di Pura Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/3/2019). Upacara Melasti dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019


JAKARTA, KOMPAS.com – Wabah virus corona membuat pariwisata dunia lesu. Tak terkecuali Bali yang memiliki market 19 persen wisatan asal China. 

Sekretaris Jenderal Indonesia Hotel General Manager Association, Bustamar Koto, mengatakan okupansi hotel atau tingkat hunian kamar hotel di Bali mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Bisa dikatakan penurunan lebih dari 30 persen," ujar Bustamar pada Kompas.com saat dihubungi Rabu (25/2/2020).

Ia menjelaskan tarif inap hotel sangat bergantung pada permintaan. Ketika permintaan turun, maka hotel akan menyesuaikan harga menjadi lebih murah.

Baca juga: Hotel-hotel di Bali Diskon Sampai 60 Persen di Online Travel Agent, Ada Apa?

"Apalagi Bali punya China market yang luar biasa ya, pasti terdampak besar,” jelas Bustamar. 

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani. Pada Kompas.com ia mengatakan bahwa hotel memiliki sistem dynamic pricing.

Artinya, ketika sedang ada penurunan okupansi seperti saat ini, otomatis harga yang mereka tawarkan pun akan turun.

Jumlah penurunan harga berbeda-beda setiap hotel.

Melalui penelurusan Kompas.com, tingkat okupansi hotel-hotel di Bali saat ini hanya mencapai sekitar 30-50 persen saja.

“Harapan kami cukup besar untuk pergerakan wisatawan nusantara karena adanya penurunan ini untuk menambal wisatawan mancanegara yang hilang,” jelas Haryadi.

Baca juga: Sabtu Rebahan di Bali, Staycation Tenang di 5 Vila Bambu

Devils Tear di Nusa lembongan, Klungkung, BaliShutterstock Devils Tear di Nusa lembongan, Klungkung, Bali

Kondisi industri hotel saat ini membuat jadi situasi yang ideal untuk berlibur.

Sepinya wisatawan disebutkan Bustamar, membuat pihak hotel memberikan perhatian yang lebih baik pada tamu.

Hal ini terkait fasilitas, pelayanan, promo paket spesial, atau diskon harga kamar. 

“Daerah wisata pasti tidak seramai biasanya ya. Apalagi daerah wisata untuk low spender dan pasar China di Bali, seperti Kuta itu penurunannya bisa lebih dari 30 persen,” tutur Bustamar.

“Daerah low spender jadi sepi. Umumnya mereka punya jumlah hotel yang banyak. Harganya pun akan jauh lebih rendah," lanjutnya. 

Baca juga: 6 Pasar Senggol di Bali, Tempat Jajan Makanan Bali Murah Meriah

Ia memberi contoh di daerah Kuta masih ada hotel bintang tiga yang menawarkan harga kamar sekitar Rp 300.000.

Wisatawan menikmati sore di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (22/6/2013). Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan menikmati sore di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (22/6/2013). Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Hal yang sama diungkapkan oleh Rainata Tjoa, Director of Communications, Events and Promotions Hotel The Mulia Bali. Ia mengatakan bahwa saat ini jadi waktu yang tepat untuk berwisata.

Khusus Hotel The Mulia Bali, ia mengaku telah mempersiapkan berbagai paket promosi khusus yang bisa didapatkan di periode ini.

Paket-paket tersebut didesain khusus sesuai segmentasi. Misalnya untuk pasangan, keluarga, atau teman.

“Benefit khusus pasti akan ada, apalagi untuk yang tinggal cukup lama. Saat ini jadi saat yang tepat untuk datang liburan bagi orang yang suka memanfaatkan banyak benefit,” jelas Rainata.

Baca juga: Itinerary Weekend di Ubud, Satu Hari Jelajahi Pasar Sampai Istana

“Apalagi bisa berkunjung ke berbagai tempat wisata yang biasanya dipadati turis. Situasi ini membuat tempat-tempat itu jadi lebih lenggang,” sambung dia.

Hotel lain yang menawarkan promo cukup menarik Hotel Dafam Savvoya Seminyak yang menawarkan diskon sekitar 10 persen.

"Kadang kita mainnya kalau booking 20 kamar misalnya kita kasih gratis 2-3 kamar," kata Marketing Communications Hotel Dafam Savvoya, Ni Luh Ayu Dessy Andriani. 

Pantauan Kompas.com banyak Agen Perjalanan Online yang memberi tambahan promo menarik untuk pemesanan hotel di Bali dan destinasi wisata lain di Indonesia. 

Baca juga: 10 Kuliner Legendaris Ramah Muslim di Bali, Ada Sajian Bebek Dimasak Belasan Jam



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Whats Hot
Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Whats Hot
Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Whats Hot
Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Whats Hot
Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Whats Hot
Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Whats Hot
Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Whats Hot
Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Whats Hot
Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Whats Hot
Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Whats Hot
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Whats Hot
Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Whats Hot
Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Whats Hot
Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X