Apa Itu Dashi? Kaldu khas Jepang yang Dibuat Chef Juna di Masterchef Indonesia

Kompas.com - 08/03/2020, 08:52 WIB
Ilustrasi - bahan pembuatan dashi antara lain seperti konbu, bonito, katsuoboshi, jamur shiitake, dan lainnya. ShutterstockIlustrasi - bahan pembuatan dashi antara lain seperti konbu, bonito, katsuoboshi, jamur shiitake, dan lainnya.


JAKARTA, KOMPAS.com – Pada tantangan MasterChef Indonesia season 6 episode tayang Sabtu (7/3/2020), Chef Juna membuat lima sajian ala Jepang.

Salah satunya memiliki komponen dashi atau kaldu khas Jepang yang jadi unsur utama dalam banyak masakan Jepang.

Baca juga: Apa Itu Ikan Kinki? Ikan Mahal yang Jadi Tantangan MasterChef Indonesia

Berbeda dengan kaldu sup lainnya yang biasanya dibuat menggunakan rebusan dari daging, sayur, bumbu, dan rempah selama berjam-jam, dashi biasanya hanya dibuat menggunakan campuran dua bahan saja.

Selain itu, waktu pembuatannya pun tak lama. Hanya sekitar 20 menit. Dashi memiliki rasa yang unik, kaya, dan umami.

Biasanya dashi menjadi kaldu dasar untuk banyak masakan Jepang. seperti sup miso, saus celup, agedashi tofu, dan nimono (masakan yang direbus perlahan).

Dilansir dari The Spruce Eats, ada beberapa tipe dashi yang umum dikenal. Yang paling sederhana adalah kombu dashi yang sering digunakan untuk sup.

Kombu dashi dibuat dari rebusan kombu atau rumput laut kering.

Selain itu, ada juga awase dashi yang dibuat dari gabungan kombu dengan katsuo-bushi atau serpihan ikan bonito kering (sejenis ikan cakalang). Ada juga iriko dashi yang dibuat dari ikan teri atau sarden yang dikeringkan.

Dan terakhir adalah hoshi-shiitake dashi yang dibuat menggunakan jamur shiitake yang sudah dikeringkan. Kombu dashi dan hosi-shiitake dashi jadi kaldu dasar yang populer di kalangan vegetarian.

Sup Miso dan Chawanmushi sebagai hidangan pembuka.KOMPAS.com / NI PUTU DINANTY Sup Miso dan Chawanmushi sebagai hidangan pembuka.

Kombu Dashi

Kombu dashi punya rasa yang paling halus dan jadi yang paling mudah dibuat. Kombu dashi biasanya digunakan untuk sup bening dan nabe atau hot pot ala Jepang (shabu-shabu).

Selain cocok digabungkan dengan sayuran, kombu dashi juga cocok dimasak untuk resep menggunakan seafood karena di dalamnya tidak mengandung ikan yang akan membuat rasa saling bertabrakan.

Awase Dashi

Awase dashi jadi dashi yang paling populer digunakan di masakan Jepang. Awase merupakan gabungan antara kombu dan katsuobushi.

Awase sendiri berarti "gabungan" dalam bahasa Jepang. Awase dashi sering digunakan untuk masakan seperti sup bening, nimono, sup mi, dan masih banyak lagi.

Iriko Dashi

Iriko dashi dibuat dari ikan teri atau sarden yang dikeringkan. Campuran tersebut memberikan rasa ikan yang lembut dan aroma yang kuat.

Iriko dashi biasa digunakan untuk sup miso, sup mi, rice bowl, nimono, dan nikujaga atau rebusan daging.

Hoshi-shiitake Dashi

Hosi-shiitake dashi jadi yang paling sering digunakan untuk membuat nimono. Hoshi-shiitake juga jadi pilihan yang bagus untuk para vegetarian.

Membuat dashi sendiri

Untuk membuat dashi sendiri sangat mudah. Dashi yang baik akan membuat masakan Jepang terasa lebih enak.

Ada berbagai macam dashi yang dibuat dengan campuran berbeda. Sehingga resepnya pun berbeda.

Kombu dashi misalnya, untuk membuatnya kamu perlu menggunakan kombu yang sudah dipotong jadi bentuk lembaran.

Kamu bisa menemukan kombu dengan mudah di supermarket yang menjual bahan masakan Jepang.

Untuk dua gelas air, kamu membutuhkan dua lembar kombu. Biarkan kombu di dalam air yang dihangatkan di atas kompor. Angkat panci ketika air sudah mendidih.

Ajitama Soba KARAKSA MEDIA Ajitama Soba

Tips masak

Jangan biarkan kombu terlalu lama karena bisa memberikan rasa pahit dan tekstur yang tebal. Buang kombu dari kaldu dan biarkan.

Untuk memberikan rasa lebih, rendam kombu dalam air semalaman sebelum direbus dalam air.

Gunakan dashi tersebut sebagai kaldu dasar untuk sup miso atau sup mi. Jika kamu sudah bisa membuat kombu dashi, kamu pasti bisa membuat jenis dashi lainnya.

Baca juga: Ikan Turbot pada Pressure Test MasterChef Indonesia, Ternyata Harganya Segini...

Dashi paling bagus digunakan langsung. Jika kamu punya sisa dashi, simpan dalam wadah tertutup di kulkas kurang lebih satu minggu. Atau bisa juga dibekukan untuk disimpan selama tiga bulan.

Jika kamu tidak mau repot-repot membuat sendiri dashi dari awal, kamu juga bisa menggunakan paket dashi dan bubuk dashi siap saji.

Paket dashi punya rasa yang lebih otentik dibandingkan bubuk dashi. Paket dashi mudah sekali digunakan. Biasanya dikemas dalam bentuk kantung teh.

Kamu tinggal merendam kantung tersebut di dalam air dan rebus air hingga mendidih.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X