Raja Belanda Datang ke Indonesia, Ini Tempat Wisata yang Dikunjungi

Kompas.com - 10/03/2020, 19:34 WIB
Ramawijaya dan Istrinya, Shinta dalam Sendratari Ramayana Prambanan. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaRamawijaya dan Istrinya, Shinta dalam Sendratari Ramayana Prambanan.

Raja dan ratu akan berbicara bersama para tokoh agama tentang upaya mereka mempromosikan toleransi beragama di Indonesia.

Baca juga: Harga Tiket Masuk dan Akses Transportasi Umum ke Candi Prambanan

Mereka juga akan menikmati tur wisata Candi Prambanan, salah satunya menghadiri pertunjukan Sendratari Ramayana dan mendengarkan konser dari grup musik asal Yogyakarta yaitu Rubah di Selatan.

Sendratari Ramayana Prambanan merupakan sebuah pertunjukan seni tari yang menggabungkan antara tari dan drama.

Uniknya, pertunjukan ini dilakukan tanpa dialog dan diangkat dari cerita asli Ramayanan dan pada bulan Mei-Oktober akan dilakukan di panggung terbuka.

Baca juga: Candi Prambanan Viral di Twitter, Ini 5 Spot Foto Keren Candi Prambanan

Sendratari Ramayana bisa ditonton pada hari-hari tertentu yaitu Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Taman Nasional Sebangau layak untuk dikunjungi jika tengah berlibur ke Kota PalangkarayaDok. Humas Kementerian Pariwisata Taman Nasional Sebangau layak untuk dikunjungi jika tengah berlibur ke Kota Palangkaraya

Hari ketiga kunjungan, Kalimantan

Taman Nasional Sebangau

Hari ketiga kunjungan Raja dan Ratu Belanda akan berada di Kalimantan. Mereka akan mengunjungi Taman Nasional Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Mereka akan diberikan tur proyek yang berkaitan dengan pengelolaan air dan reboisasi. Proyek ini akan berkontribusi pada pelestarian habitat orangutan.

Baca juga: Ke Palangkaraya, Yuk Kunjungi Wisata Alam Taman Nasional Sebangau

Setelah melakukan tur, Raja dan Ratu Belanda akan berbicara dengan mantan penebang yang sekarang terlibat dalam pengelolaan taman berkelanjutan.

Orangutan bernama Brown di kawasan Taman Nasional Sebangau, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. KOMPAS/SRI REJEKI Orangutan bernama Brown di kawasan Taman Nasional Sebangau, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Sore harinya, mereka melanjutkan perjalanan ke Pusat Penyelamatan Orangutan Nyaru Menteng. Terdapat lebih dari 316 bayi orangutan yatim piatu dan terlantar yang dirawat di sini.

Ada juga Sekolah Hutan yang mana kera muda diajari cara bertahan hidup di alam liar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X