Kompas.com - 12/03/2020, 13:03 WIB
Area foodcourt di Big Bad Wolf Jakarta 2020, Rabu (11/3/2020). KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYAArea foodcourt di Big Bad Wolf Jakarta 2020, Rabu (11/3/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran buku Big Bad Wolf (BBW) Jakarta 2020 kembali digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan mulai 6 hingga 16 Maret 2020.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, diskon buku juga ditetapkan 60-80 persen.

Lalu apa yang menjadikan BBW Jakarta tahun ini berbeda?

Presiden Direktur BBW Indonesia Uli Silalahi mengatakan BBW kali ini hadir berbeda dengan adanya stand customer service dan foodcourt (pujasera)

Baca juga: Cara ke Big Bad Wolf Jakarta 2020 Naik KRL Commuterline

"Kami menerima masukan atau usulan dari pengunjung tahun lalu," kata Uli kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020).

Ia menjelaskan banyak pengunjung BBW 2019 yang merasa butuh stand informasi pengunjung dan area istirahat seperti makan dan minum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Maka kami buatkan customer service dan foodcourt di pameran tahun ini," jelas Uli. 

 

Pengunjung Big Bad Wolf Jakarta 2020, Rabu (11/3/2020).KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Pengunjung Big Bad Wolf Jakarta 2020, Rabu (11/3/2020).

Uli mengatakan kini pengunjung tidak perlu bingung saat membutukan informasi tentang buku yang dicari.

Pengunjung bisa bertanya dan mengetahui keberadaan buku lewat customer service.

Area customer service berada dekat pintu masuk area pameran.

Baca juga: Belanja Buku Murah, Ini 3 Alasan Harus ke Big Bad Wolf Jakarta 2020

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.